Tag: strategi bisnis

  • CARA MUDAH JUALAN TAS JOYISM

    1. Perbanyak Teman

    Perbanyaklah teman, terutama yang perempuan. Dengan banyak teman maka akan target market yang anda miliki akan semakin banyak. Hukum probabilitas sering kali terjadi antara 10-20% dari jumlah teman akan menjadi pembeli produk Anda.

    Nah, sekarang bagaimana caranya agar Anda memiliki banyak teman?

    Banyak cara yang bisa Anda lakukan, misalnya dengan mengikuti organisasi. Bisa dalam bentuk organisasi bisnis, kegamaan, sekolah, hobi, dll.

    Dalam berteman usahakan Anda menjadi bintang, menyenangkan, aktif berkomunikasi tapi jangan terkesan egois/dominan.

    2. Fokus

    Dalam setahun cobalah fokus pada 1 produk saja yaitu tas Joyism. Sehingga alam bawah sadar teman-teman Anda akan terkondisikan, ”Kalau mereka butuh tas maka yang muncul di benak mereka adalah Anda.”

    Jika  Anda sering berganti produk maka branding Anda akan menjadi bias alias tidak jelas, dan teman-teman Anda akan menganggap Anda tak serius dalam berbisnis tas.

    Banyak orang tergoda hal lain sehingga tak fokus, dengan harapan mereka bisa mendapatkan hasil lebih banyak, tapi faktanya nihil.

    Apalagi ketika personal branding-nya belum kuat, belum punya tim yang hebat dan bisa dibagi-bagi jobdesc-nya.

    3. Story

    Orang cenderung kurang suka saat ditawari dagangan atau produk. Maka anstisipasilah dengan membuat story (cerita). Di sela-sela cerita, masukkanlah pesan ingin anda sampaikan. Kalau dalam NLP diistilahkan dengan nestle loop.

    Misalnya seperti ini, kemarin secara tak sengaja saya bertemu dengan teman SMP yang sudah terpisah selama 15 tahun. Saya ingat betul dia, karena di kelas sering juara satu.

    Saat bertemu itu kami ngobrol sambil diskusi seru, mulai dari masalah pekerjaan, keluarga, bisnis, hobi dan sebagainya.

    Sambil berbincang-bincang saya tak bosan-bosannya memperhatikan penampilannya yang modis, trendy dan keren. Mulai dari ujung kepala sampai ujung kaki semuanya keren.

    Scaning mata saya beberapa kali berhenti di sebuah tas yang dia bawa. Cantik nian tas itu, serasi dengan warna baju, jilbab dan roknya.

    Saya jadi teringat dengan teman saya yang bernama Ani, yang pernah menawarkan tas seperti itu. Murah katanya, tapi tidak murahan. Modelnya juga keren.

    Saya coba puji dia lalu saya tanya tasnya beli dimana. Jawabannya semakin mengagetkan saya. Ternyata dia beli di Ani.

    Dalam hati saya berkata, saya harus jadi keren juga seperti dia. Dan setelah ini saya akan langsung mendatangi Ani di tokonya. Tapi dimana ya saya lupa?

    Oh iya saya ingat tokonya Ani sang penjual tas super keren itu ada di +62 813-3111-1324 , +62 813-2221-2332 , +62 856-0770-1023 , +62 857-2246-5005 , +62 858-5431-1353 , dan beberapa kota lainnya.

    4. Bonus atau Hadiah

    “Siapa yang beli tas di bulan ini nilai minimal 50ribu maka berhak untuk mendapatan kesempatan meraih hadiah”

    Hal diatas adalah salah satu bentuk persuasi dalam marketing.

    Masih ingat kan kalau fungsi marketing itu ada dua yaitu mengingatkan dan menawarkan. Kalau mengingatkan belum tentu menawarkan, tapi kalau menawarkan sudah pasti mengingatkan.

    Promosi berupa hadiah/bonus itu termasuk menawarkan secara persuasif.

    Manusia memiliki hot button yang berbeda-beda. Bisa jadi ada yang tidak tertarik dengan hadiah, tapi banyak juga yang tertarik dengan tawaran hadiah.

    Cobalah masing-masing dari Anda membuat dorprize/hadiah bulanan kepada para pembeli, baik berupa barang atau jasa. Lalu lakukan test dan ukur hadiah apa yang paling efektif dan efisien.

    askansetiabudi.com

    Business Consultant

    JAKARTA
    Jl. Rawamangun Muka Raya No. 5 RT. 4 RW. 14 Rawamangun – Jakarta Timur 13220
    Mobile: 081 334 664 876 / 0858-5549-4440

    SURABAYA
    Jl. Nginden Semolo 44 Surabaya
    Mobile: 087 836 152 078 / 085 755 059 965

    MALANG
    Perum Taman Landungsari Indah N1 Malang
    0858-5549-4440 (Arina)
    0878-3615-2078 (Ibu Dini)
    0858-4027-8033 (Ibu Olla)
    0895-1481-0211 (Bapak Muchtar)
    0857-5505-9965 (Bapak Zidan)

    Email : indonesia.tips@gmail.com

  • Takdir Potensi Kita Dalam Bisnis

    Assalamu’alaikum wr.wb.

    Sahabat sekalian, terimakasih atas kebersamaannya. Siang ini saya dalam perjalanan dari Malang ke Bojonegoro yang selanjutnya akan diteruskan ke Lamongan, Gresik, Surabaya dan kembali lagi ke Malang. Hari demi hari saya jalani kehidupan dengan menemui klien-klien. Terutama yang berkaitan dengan business consulting dan coaching.

    Sahabat semua, di perjalanan saya menyimpulkan banyak sekali intisari dalam berjalannya bisnis. Salah satu yang akan saya share siang ini adalah tentang hakikat mensyukuri takdir. Sahabat, beberapa klien menemui saya, mereka ada yang ditakdirkan berjualan laris di warung makan, ada yang laris di tas, bakso, packaging, swalayan, madu, roti, dll.

    Sahabat yang budiman, saya memahami bahwa takdir kita sudah digariskan oleh Allah dengan sedemikian rupa. Contohnya saya, Allah mudahkan untuk menjadi seorang business consultan atau business coach. Saya juga tidak menyangka sebelumnya bahwa inilah perjalanan hidup saya di kemudian hari. Saya pernah menjadi seorang motivator, kemudian outbounder, tour provider, dan therapist dan hari ini saya menjadi seorang konsultan dan coach di bidang bisnis. Coba lihat diri anda, merenunglah sejenak. Lihat, apa passion anda.

    Tadi pagi saya bertemu seseorang yang pada awalnya mencoba bisnis kuliner. Padahal passionnya ada  di bidang property. Dan memang benar, saya lihat dia memiliki aura property. Dan saya bilang padanya agar fokus di property saja.  Property itu kalau ditekuni banyak sekali yang bisa diseriusi. Ada banyak lahan yang bisa menjadi sumber income di sana. Ada yang harian, mingguan, bulanan, atau tahunan.

    Sahabat yang dermawan, kita tidak perlu iri dengan garis takdir orang lain. Segera temukan garis takdir, passion, hobi, dan minat anda sendiri. Cobalah untuk terus dikembangkan, dan dijual dengan cara-cara yang elegan. Insyaa Allah itulah jalan takdir kesuksesan anda.

    Saya menemukan banyak di antara klien saya yang begitu resah, risau, dan iri dengan takdir kesuksesan orang lain. Kemudian dia ikut-ikutan menjalankan bisnis yang sama. Ada yang berhasil, tapi tak sedikit pula yang gagal. Maka bagi saya, garis takdir kesuksesan orang berbeda-beda. Segera temukan. Jika anda belum paham karena masing-masing orang punya brainspot dan blackspot, maka segera hubungi coach atau konsultan yang anda kenal guna mendeteksi garis takdir kesuksesan, potensi, kebahagiaan, dan keberkahan hidup anda.

    Sahabat sekalian, selamat merenung. Sampai jumpa di inspirasi-inspirasi Star Business Academy berikutnya. Salam Star.

    Wassalamualaikum wr wb.

    Askan Setiabudi

    Founder of Star Business Academy

    MALANG

    Perum Taman Landungsari Indah N1 Malang

    Mobile : 0878 5993 3862 / 0858 5549 4440

    Email :

    indonesia.tips@gmail.com

  • GROW

    Dalam setiap bisnis selalu dibutuhkan perencanaan-perencanaan agar bisa terus tumbuh dan berkembang. Tanpa perencanaan, bisnis kita hanya akan menjadi rutinitas tanpa progress yang jelas. Tanpa perencanaan, kita tidak punya gambaran akan meraih apa dan mau memperbaiki yang mana. Tanpa perencanaan kita bisa mengalami yang namanya kejenuhan dan lelah.

    Dalam business coaching kita mengenal salah satu tools yang dinamakan GROW (Goal Reality Option dan Will to do). Dimana Goal adalah target-target yang ingin kita raih, Reality adalah keadaan/pencapaian kita saat ini, Option adalah hal-hal apa saja yang bisa/akan kita lakukan utk meraih Goal tersebut, sedangkan Will adalah kapan kita akan melakukan option-option yang sudah kita susun. Biasanya dilakukan review terhadap GROW ini setiap 1-2 minggu sekali. Rencana-rencana apa yang akan kita lakukan dalam seminggu kedepan dituangkan di GROW. Dengan GROW yang tepat kita akan selalu punya guide untuk tumbuh. Tanpa GROW kita hanya menjalankan rutinitas tanpa progress yang jelas.

    Supaya GROW kita jelas dan tidak ”ngglambyar”, biasanya kita berpedoman pada Visi, Misi dan Action/Business Plan kita selama setahun kedepan. Bisa dipertajam dengan BMC, SWOT, 4DX, 5 WAYS, ISSUE TREE, FISH BONE, 5 WHY dan berbagai business dashboard yang lainnya.

    Sahabat STAR yang baik, sudahkah Anda memiliki GROW?

    http:/www.askansetiabudi.com

    JAKARTA

    Jl. Rawamangun Muka Raya No. 5 RT. 4 RW. 14 Rawamangun – Jakarta Timur 13220

    Mobile: 081 334 664 876 / 085 311 091 054

    SURABAYA

    Jl. Nginden Semolo 44 Surabaya

    Mobile: 087 836 152 078 / 085 755 059 965

    MALANG

    Perum Taman Landungsari Indah N1 Malang

    Mobile : 0857-5505-9965 / 0858 1219 5551

    Pin BB : 5E0C2C45

    Email :

    indonesiasukses@yahoo.com

  • 5 WAYS BRAD SUGARS

    Dalam dunia bisnis 5 Ways cukup terkenal dan terbukti ampuh dalam menaikkan omset dan profit.

    Formula ini diperkenalkan oleh Brad Sugars pendiri Action Coach (Operates in Over 70 countries and has more than 1.000 coaches around the world, coaching 15.000 business every week).

    Nah, apa saja 5 formula tersebut?

    • Number of Leads

    Perbayak orang yang tahu produk kita dengan cara apapun, kapanpun dan bagaimanapun. Dengan cara online ataupun offline, dengan gratis ataupun berbayar.

    1. Conversion Rate

    Bagaimana caranya orang-orang yang tahu tersebut tertarik untuk membeli produk kita. Kalau hanya sekedar tahu tapi tidak tertarik untuk membeli/mencoba, ya percuma saja. Maka dalam marketing dikenal istilah AIDA (Attention, Interest, Desire and Action) untuk memperbesar conversion rate. Jadi marketing di sini bukan sekedar information.

    1. Numbers of Transactions

    Jadikan mereka membeli lebih banyak (Dengan upselling dan cross selling, dengan menambah banyak varian produk, beli 2 gratis 1, beli paketan beberapa produk sekaligus, dsb)

    1. Average Sale

    Jadikan mereka membeli lebih sering (Repeat order) dengan kartu membership, reseller, dan seterusnya.

    1. Profit Margins

    Setelah 4 point di atas berjalan, jangan lupa untuk melakukan efisiensi/pangkas biaya/penghematan dan seterusnya. Karena akan percuma juga jika omset besar tapi profitnya kecil atau nol, karena HPP dan operating cost-nya terlalu tinggi.

    Askan Setiabudi

    Founder SBA

    (Star Business Academy)

    JAKARTA

    Jl. Rawamangun Muka Raya No. 5 RT. 4 RW. 14 Rawamangun – Jakarta Timur 13220

    Mobile: 081 334 664 876 / 085 311 091 054

    SURABAYA

    Jl. Nginden Semolo 44 Surabaya

    Mobile: 087 836 152 078 / 085 755 059 965

    MALANG

    Perum Taman Landungsari Indah N1 Malang

    Mobile : 0857-5505-9965 / 0858 1219 5551

    Pin BB : 5E0C2C45

    Email :

    indonesiasukses@yahoo.com

  • MERANCANG PROSES BISNIS INTERNAL

    Sahabat-sahabat pembisnis yang budiman, dalam bisnis sering kita dengar istilah PBI (Proses Bisnis Internal). Instrument PBI ini menjadi salah satu indikator yang dinilai dalam KPI (Key Performance Indicator).

    Dari beberapa referensi, saya mencoba untuk menyederhanakannya sebagai berikut:

    Perusahaan yang bagus harus ada struktur organisasi yang jelas ibarat bermain bola. Tapi jangan seperti sepak bola kampung, di mana ada bola di situ seluruh pemain mengepung. Bahkan penjaga gawang pun terkadang ikutan nimbrung.

    Berbeda dengan sepak bola profesional yang masing-masing pemain memiliki posisi, fungsi, peran dan jobdesc yang jelas. Masing-masing bertanggung jawab pada “Wilayah Kerja” masing-masing yang sudah disepakati bersama sejak awal.

    Untuk memastikan semua hal tersebut berjalan dengan baik, maka HRD harus memiliki kurikulum pelatihan yang berkesinambungan, pola kontrol yang disiplin, evaluasi yang obyektif dan perbaikan yang tak berkesudahan (Kaizen).

    Pengawalan terhadap Proses Bisnis Internal ini tidak kalah penting dibandingkan dengan goal dan action plan yang terkadang terkesan normatif.

    Menurut Franklin Covey dalam The 4 Disciplines of Execution: “Seventy Percent of Strategic Failures are due to poor execution of leadership. It’s rarely for lack of smarts or vision.”

    Intinya 70% penyebab kegagalan bukan karena tidak mampu merencanakan, tapi karena kurang mampu dalam PELAKSANAAN.

    Askan Setiabudi

    Founder SBA

    (Star Business Academy)

    JAKARTA

    Jl. Rawamangun Muka Raya No. 5 RT. 4 RW. 14 Rawamangun – Jakarta Timur 13220

    Mobile: 081 334 664 876 / 085 311 091 054

    SURABAYA

    Jl. Nginden Semolo 44 Surabaya

    Mobile: 087 836 152 078 / 085 755 059 965

    MALANG

    Perum Taman Landungsari Indah N1 Malang

    Mobile : 0857-5505-9965 / 0858 1219 5551

    Pin BB : 5E0C2C45

    Email :

    indonesiasukses@yahoo.com

  • Success Entrepreneur Mindset with NLP

    Sahabat-sahabat sekalian, saya yakin Anda sudah tahu apa itu NLP (Neuro Linguistic Programing) kan? Kalau kita belajar NLP, maka kita akan temukan buanyak sekali manfaatnya. Baik untuk pengembangan diri, komunikasi, marketing, bisnis, keluarga, politik, dan sebagainya.

    Kali ini saya akan membahas manfaat NLP untuk meraih kesuksesan dalam bisnis, terutama kaitannya dengan mindset.

    Guru NLP saya mengatakan, apabila kita menghendaki adanya perubahan dalam diri seseorang, maka ubahlah mindsetnya. Ketika mindsetnya berubah maka akan berubah perilakunya.

    Nah, kali ini kita akan bahas beberapa contoh mindset negatif dan cara mengatasinya. Contoh beberapa mindset negatif dalam bisnis atara lain: mindset yang meyakini bahwa dirinya tidak mampu atau tidak berbakat untuk bisnis, ragu kalau bisnisnya bisa besar, takut mencoba peluang-peluang yang baru, takut jika bisnisnya nanti besar malah mengganggu ibadah, dan sebagainya.

    Hal-hal diatas sering dikenal dengan istilah mental block. Nah bagaimanakah peran NLP dalam memperbaiki mindset tersebut?

    Sahabat, kita semua tentu sudah tahu kalau perilaku kita dipengaruhi oleh alam bawah sadar kita, sampai 88%. Alam bawah sadar kita, terisi oleh berbagai hal selama bertahun-tahun. Dimana menurut Deepak Chopra (seorang psychoanalis USA), sesuatu nilai yang kita amini maka akan terulang-ulang di otak kita sebanyak 65 ribu kali dalam sehari. Hal tersebut bisa masuk ke alam bawah sadar dan bisa menjadi anchor (jangkar) yang mempengaruhi sikap dan prilaku kita.

    Nah mari kita jujur, mindset negatif apa saja yang sudah mendominasi alam bawah sadar kita, sehingga kita belum berani memulai bisnis, sehingga bisnis kita sering gagal atau bisnis kita tidak kunjung berkembang, dan sejenisnya.

    Hal tersebut bisa berasal dari bacaan kita, tontonan, pengalaman, lingkungan, ‘konsultan palsu’, dan sebagainya.

    Nah bagaimana NLP bisa membantu memperbaiki mindset yang negatif dalam bisnis?

    Di dalam NLP kita mengenal beberapa teknik perbaikan mindset, misalnya dengan cara:

    1. Reframing
    2. Meta Program
    3. Edit submodality
    4. Colapsing anchor
    5. Time line
    6. Circle of excellent
    7. Dll

    Kita ambil contoh, misalnya reframing. Reframing adalah membingkai ulang persepsi yang ada di mindset kita, agar berubah menjadi mindset yang positif dan support terhadap langkah-langkah kemajuan yang kita inginkan.

    Sebagai contoh, kalau kita mau reframing terhadap rasa trauma karena pernah tertipu dalam bisnis dengan nominal yang tidak sedikit. Maka kita fokus pada kata kuncinya yaitu:

    1. Trauma
    2. Tertipu
    3. Nominal yang tidak sedikit

    Ketika 3 hal tersebut masih dominan di otak kita maka kita tidak akan berani melangkah dalam bisnis

    Maka cobalah lakukan reframing, misalnya dengan cara mengatakan, membayangkan dan merasakan seperti berikut ini: “Para pebisnis sukses ternyata pernah mengalami hal yang sama dengan saya, bahkan nominalnya jauh lebih besar. Dan hal ini mereka anggap sebagai ongkos belajar (bukan tertipu). Dan ternyata, semakin besar ongkos belajar mereka, semakin cepat bisnis mereka bertumbuh. Ongkos belajar itu adalah sedekah yang pasti akan kembali berlipat-lipat. Jadi harusnya saya senang dan bersyukur karena pernah mengalami hal tersebut, karena ini adalah awal kesuksesan saya…dsb…dst.

    Ketika reframing ini anda ucapkan berulang-ulang, anda nikmati rasa positifnya dan anda bayangkan hasil terbaiknya di masa depan, sambil anda buat new anchor, lalu melakukan time line, dan masuk ke circle of excellent, maka mindset Anda akan berubah lebih positif dan powerful.

    Di NLP kita juga diajarkan meta program menjauh dan mendekat. Menjauh= menghindari resiko = the power of kepepet. Mendekat = meraih harapan = the power of iming-iming. Ketika Anda sudah menemukan kecenderungan meta program Anda, lalu Anda melakukan stimulus berulang-ulang berdasarkan meta program tersebut, maka Anda akan mendapatkan booster yang luar biasa untuk menjalankan bisnis Anda.

    Ada lagi terapi dalam NLP yang dinamakan circle of excellent. Caranya, silakan buat lingkaran di depan Anda. Lalu bayangkan, rasakan, dengarkan berbagai jenis keberhasilan dan kesuksesan yang Anda inginkan ada di dalam lingkaran itu. Lihatlah, rasakan, dengarkan Anda dan keluarga bahagia sekali di dalam situ. Lalu masuklah anda ke dalam lingkaran itu. Teruslah disitu sampai sekujur tubuh, pikiran dan perasaan Anda bisa merasakan kebahagiaan itu. Yakini, imani, bahwa hal itu betul-betul terjadi. Lalu melangkahlah Anda keluar dari lingkaran itu dengan membawa rasa, pikiran, suasana SUKSES dan BAHAGIA tersebut.

    Intinya, terletak pada kemampuan kita dalam menginstall hal-hal yang positif kedalam mindset kita. Ketika hal tersebut sudah bisa kita lakukan, maka akan terjadi perubahan besar dalam sikap dan perilaku kita, serta dalam bisnis dan kehidupan kita.

    Selamat Mencoba

    Salam STAR

    askansetiabudi.com

    JAKARTA

    Jl. Rawamangun Muka Raya No. 5 RT. 4 RW. 14 Rawamangun – Jakarta Timur 13220

    Mobile: 081 334 664 876 / 085 311 091 054

    SURABAYA

    Jl. Nginden Semolo 44 Surabaya

    Mobile: 087 836 152 078 / 085 755 059 965

    MALANG

    Perum Taman Landungsari Indah N1 Malang

    Mobile : 0857-5505-9965 / 0858 1219 5551

    Pin BB : 5E0C2C45

    Email :

    indonesiasukses@yahoo.com

  • Lima Pilar SIB (Spirituality In Business)

    Sahabat sekalian, pernahkah Anda melihat bisnis yang dulunya bersinar, tapi tiba-tiba pudar? Omset yang pernah meroket, tapi sekarang ‘mungkret’. Investor yang sempat rebutan untuk buka cabang, sekarang pada tumbang?

    Ya, tentunya kita semua sudah paham, pasti ada yang salah dalam bisnisnya. Berikut ini akan saya sharingkan pengalaman pribadi saya, saat menangani bisnisnya klien dan bisnis saya sendiri. Bagaimana caranya agar bisnis kita tetap menjadi idola, dengan pendekatan SIB.

    1. Libatkanlah Allah swt

    Percayalah bahwa tidak ada yg tidak mungkin jika Allah terlibat. Maka berusahalah semaksimal mungkin agar Allah mau terlibat dalam bisnis kita. Usahakan semaksimal mungkin agar Allah ridlo, sehingga semua perjalanan bisnis kita dimudahkan dan diberkahi.

    Allah berfirman: “Walladziina jaahaduu fiinaa lanahdiyannahum subulanaa wa innallaaha lama’al Muhsiniin”. Yang artinya: “Dan orang-orang yang berjuang di jalan Kami niscaya akan Kami tunjukkan jalan Kami, dan sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang baik”. (QS. Al-Ankabut: 69).

    Maka mari kita pastikan mulai dari jenis bisnis kita, cara transaksinya, cara manajemen kita, cara kita memperlakukan karyawan, sumber keuangan kita, dan sebagainya… adalah yang betul-betul di jalan yang diridloi oleh Allah swt.

    Saya punya klien, kaya raya, kenalannya adalah para pejabat. Anak-anaknya masing-masing dikasih satu mobil dan satu rumah. Jalan-jalannya selalu keluar Indonesia …

    Tapi sekarang Allah “tegur” beliau, sehingga semua rumahnya, mobilnya, dan lain-lainnya dijual. Karena suatu “kesalahan/dosa” yang beliau lakukan.

    1. Libatkan manusia yg lain

    Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

    “Barangsiapa yang melapangkan satu kesusahan dunia dari seorang Mukmin, maka Allah akan melapangkan darinya satu kesusahan di hari Kiamat. Barang siapa memudahkan (urusan) orang yang kesulitan (dalam masalah hutang), maka Allah Azza wa Jalla memudahkan baginya (dari kesulitan) di dunia dan akhirat. Barangsiapa menutupi (aib) seorang Muslim, maka Allah akan menutup (aib)nya di dunia dan akhirat. Allah senantiasa menolong seorang hamba selama hamba tersebut mau menolong saudaranya.” (HR. Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, dll)

    Maka selain menjadikan Allah ridlo dengan bisnis kita, maka mari kita jadikan manusia lain juga ridlo dengan bisnis kita. Mari kita perhatikan, bagaimana perlakuan kita pada suplier, karyawan kita, konsumen, stake holder, keluarga (orang tua, pasangan, anak, saudara) kita, tetangga kita, dan sebagainya. Kalau yg kita lakukan menjadikan mereka (manusia lain) kurang berkenan, maka mereka tidak akan mau berdo’a untuk kita atau malah mendo’akan buruk kepada kita. Na’udzubillah.

    Padahal kita butuh do’a banyak orang, karena kita tidak tahu do’a siapa yang maqbul.

    1. Lakukan amalan-amalan khusus dengn niat yang tulus

    Semua amal ibadah yang kita lakukan insyaAllah akan membawa kebahagiaan di dunia dan akhirat. Namun ada beberapa amalan, yang Allah janjikan bisa menjadi jalan kesuksesan di dunia dan di akhirat, antara lain:

    -Shalat tahajud

    -Shalat dhuhah

    -Sedekah

    -Baca istighfar

    -Baca shalawat

    -Baca surat Al Waqiah

    -Dan lain lain

    Banyak rujukan untuk menjalankan amalan-amalan diatas, salah satunya adalah sebagai berikut:

    “Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun,  niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.  Mengapa kamu tidak percaya akan kebesaran Allah?

    (Q.S. Nuh, 71:10-13)

    1. Ikhlas & Husnudhon (positive thinking)

    Ketika sudah kita lakukan tiga pilar diatas, tapi Allah masih “menguji” bisnis kita, maka kita harus tetap positive thinking. Bisa jadi ibadah kita, kebaikan kita pada orang lain dan amalan kita masih digunakan oleh Allah untuk menghapus dosa-dosa kita. Karena hakekatnya kita ini banyak dosa.

    Setelah dosa-dosa kita diampuni oleh Allah, insyaAllah limpahan karunia dan rahmat dari Allah akan dicurahkan pada bisnis kita. Maka tetaplah husnudhon dan ikhlas dalam menerima apapun “taqdir” Allah dalam bisnis kita.

    Sebagaimana firman Allah swt dalam Al Qur’an Surat Al-Baqarah (2), 216: “Boleh jadi engkau tidak menyukai sesuatu, padahal menurut Allah (sesuatu itu) baik bagimu. Dan boleh jadi engkau menyukai sesuatu, padahal (sesuatu itu) buruk bagimu. Allah Maha Tahu, sedang kita tidak tahu.” #kalau dalam training SIB (SPIRITUALITY IN BUSINESS) saya punya banyak film, backsound dan cerita-cerita untuk menguatkannya.

    1. Tetaplah bersyukur

    Coba lihatlah orang lain diluar sana, masih banyak yang tidak seberuntung kita.

    Mungkin bisnis kita belum berkembang, tapi diluar sana buanyak orang yang bisnisnya sudah tutup. Mungkin kita rugi atau ditipu jutaan rupiah, tapi coba lihatlah diluar sana, masih buanyak orang yang rugi atau ditipu milyaran rupiah. Mungkin omset kita masih belum bagus dan hutang kita banyak, tapi coba lihatlah diluar sana, masih banyak orang yang omsetnya lebih rendah dibanding kita dan hutangnya lebih banyak dibanding kita.

    Dengan bersyukur kita akan lebih tenang, adem dan bahagia. Allah swt juga akan semakin menambah nikmatnya dalam bisnis kita. Tapi jika kita tidak bersyukur, maka Allah bisa mengambil semua yang ada. MAU PILIH YANG MANA?!

    “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku (Allah swt) akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmatKu), maka pasti azabKu sangat berat.” (Q.S. Ibrahim; 14: 7)

    Salam STAR

    askansetiabudi.com

    http://bit.ly/STAR_coaching

    Untuk konsultasi Training Motivasi Malang, Outbound Malang, Batu Rafting, Kaliwatu Rafting, Wisata Malang, Travel dan Hotel di Malang Jatim yang sesuai dengan kebutuhan tim anda, Silahkan menghubungi office kami untuk informasi lebih lanjut :

    JAKARTA

    Jl. Rawamangun Muka Raya No. 5 RT. 4 RW. 14 Rawamangun – Jakarta Timur 13220

    Mobile: 081 334 664 876 / 085 311 091 054

    SURABAYA

    Jl. Nginden Semolo 44 Surabaya

    Mobile: 087 836 152 078 / 085 755 059 965

    MALANG

    Perum Taman Landungsari Indah N1 Malang

    Mobile : 0857-5505-9965 / 085 791 320 238

    No. Telp : 0341 5032699

    Pin BB : 5E0C2C45

    Email :

    indonesiasukses@yahoo.com

    indonesia.tips@gmail.com

  • SCALE UP = PUSH UP

    “Karyawan saya protol 18 orang dalam seminggu, ketika sistem Scale Up saya terapkan,” curhat coachee saya saat evaluation meeting.

    “Biasa mas, Scale Up ini ibarat memisahkan emas dari lumpur pasir. Karyawan yang bertahan ibarat emas dan yang protol ibarat pasir…” terang saya panjang lebar, sambil terus meyakinkannya untuk melanjutkan program Scale Up.

    Scale Up adalah sebuah keniscayaan, karena kalau sebuah bisnis tidak melakukan Scale Up, maka bisnis tersebut bisa stagnan, bahkan bisa hilang ditelan dinamika peradaban.

     Rasulullah Muhammad SAW, jauh-jauh hari sudah mengingatkan: “Barangsiapa hari ini LEBIH BAIK dari hari kemarin, dialah tergolong orang yang BERUNTUNG (SUKSES).

    Barangsiapa yang hari ini SAMA DENGAN hari kemarin dialah tergolong orang yang MERUGI (GAGAL), dan Barangsiapa yang hari ini LEBIH BURUK dari hari kemarin dialah tergolong orang yang CELAKA (HANCUR).” (HR. Hakim)

    Hanya saja, sering saya melihat beberapa teman terlalu cepat dan memaksakan diri dalam melakukan Scale Up. Sehingga bukan malah kesuksesan yang didapatkan, tapi malah bisnisnya yang berantakan.

    Scale Up itu ibarat push up, lihat dulu kemampuan dasar Anda dalam hal push up, mampu berapa kali, baru pelan-pelan ditingkatkan. Kalau tanpa diukur kemampuan push up Anda, lalu tiba-tiba Anda melakukan push up 100 kali, kira-kira apa yang akan terjadi dengan diri Anda?

    Maka ukurlah kemampuan dan kelengkapan tim bisnis Anda, kelengkapan SOPnya, kelengkapan sarana dan prasarana yang dimiliki bisnis Anda, kekuatan financial, dan sebagainya.

    Setelah terukur semuanya, baru lakukan Scale Up secara bertahap. Jangan terburu-buru. Dari Anas, Rasulullah Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    التَّأَنيِّ مِنَ اللهِ وَ العُجْلَةُ مِنَ الشَّيْطَانِ

    “Sifat perlahan-lahan (sabar) berasal dari Allah. Sedangkan sifat ingin tergesa-gesa itu berasal dari syaithan.” (Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Ya’la dalam musnadnya dan Baihaqi dalam Sunanul Qubro. Syaikh Al Albani dalam Al Jami’ Ash Shoghir mengatakan bahwa hadits ini hasan).

    Untuk konsultasi Training Motivasi Malang, Outbound MalangBatu RaftingKaliwatu RaftingWisata MalangTravel dan Hotel di Malang Jatim yang sesuai dengan kebutuhan tim anda, Silahkan menghubungi office kami untuk informasi lebih lanjut :

    JAKARTA
    Jl. Rawamangun Muka Raya No. 5 RT. 4 RW. 14 Rawamangun – Jakarta Timur 13220
    Mobile: 081 334 664 876 / 085 311 091 054

    SURABAYA
    Jl. Nginden Semolo 44 Surabaya
    Mobile: 087 836 152 078 / 085 755 059 965

    MALANG
    Perum Taman Landungsari Indah N1 Malang
    Mobile :
    0858-5549-4440 (Arina)
    0878-3615-2078 (Ibu Dini)
    0858-4027-8033 (Ibu Olla)
    0895-1481-0211 (Bapak Muchtar)
    0857-5505-9965 (Bapak Zidan)

    Email : indonesia.tips@gmail.com

  • Standard Operating Procedure (SOP)

    sop_lcgc_labs“Kenapa sekarang disini semakin banyak aturan ya Pak?”, tanya seorang karyawan saat saya melakukan coaching.

    “Menurut Anda, dengan semakin banyaknya aturan, kinerja teman-teman karyawan semakin baik atau buruk?”, tanya saya.

    “Mmmm…semakin baik sih Pak,” jawab dia sambil melirik ke kiri atas.

    Sahabat, dari aktifitas rutin yang kita lakukan, lambat laun akan menjadikan kita menemukan sebuah pola yang paling efektif dan efisien. Pola inilah yang harus kita duplikasikan ke semua anggota tim agar menghasilkan standar kualitas kerja yang sama.

    Nah cara menduplikasikan yang paling efektif adalah dengan mendokumentasikannya dalam sebuah SOP (Standard Operating Procedure), baik berupa tulisan, gambar ataupun video/film.

    Manusia tempatnya salah dan lupa, maka dengan adanya SOP akan meminimalisir terjadinya ‘salah dan lupa’ tersebut.

    Hampir semua bisnis yang sudah autopilot, pasti memiliki SOP. Apalagi jika sudah memiliki cabang yang banyak.

    Nah, apakah Anda sudah memiliki SOP?

    Jika belum, cobalah untuk segera membuatnya. Sederhana kok caranya; tuliskan saja apa yang Anda lakukan, dan lakukan apa yang Anda tuliskan. Just Do It.

    Salam STAR

    Askan Setiabudi

    www.tips-indonesia.com

  • SPIRITUAL IN BUSINESS

    “Saya sudah lakukan semua jurus bisnis dari para mentor, konsultan dan coach, tapi kenapa bisnis saya kok masih belum sukses juga ya Pak?” tanya klien saya.

    “Apakah Anda sudah melakukan jurus-jurus spiritual?” tanya saya.

    “Belum Pak, karena menurut saya ‘bisnis is bisnis’. Tidak ada kaitannya dengan spiritualitas…” jawabnya, sedikit gamang.

    ——–

    Sahabat, sepintar apapun kita, sehebat apapun tim kita, sebagus apapun produk kita, jika Tuhan tidak menghendaki, kalau Tuhan tidak meridhoi, kalau Allah SWT tidak merestui, pasti kita tidak akan bisa sukses.

    Jika Allah memberi, maka tidak ada siapapun yang bisa menghalangi. Ketika Allah SWT menghalangi, maka tidak akan ada siapapun yang mampu memberi. Percuma kesungguhan kita, keseriusan kita, dan kemampuan kita, ketika Tuhan tidak mengijinkan, maka kita tidak akan bisa menghasilkan apa-apa.

    Pernahkah Anda merenungkan hal ini? Sehingga dalam bisnis, Anda tidak hanya mengandalkan produk, tim, profesionalisme, marketing, dan sebagainya. Tetapi Anda betul-betul mengandalkan Allah SWT dalam menjalankan bisnis Anda.

    Untuk merealisasikan hal tersebut, di kantor saya, setiap pagi selalu diadakan mengaji Al Qur’an, membaca istighfar 100x, hamdalah 100x, do’a bebas hutang, do’a kelancaran aktifitas, dan sejenisnya.

    bagaimana cara memulai bisnis, bagaimana menaikkan omset, bisnis mudah, business coach, business coaches, business coaching, business coaching adalah, business consultant, business consulting, business leverage, cara memulai bisnis, cara menaikkan omset bisnis, coach dan consultant, coach indonesia, coaching adalah,  enterpreneurship, kiat motivasi dalam berbisnis, manajemen bisnis, motivasi bisnis, motivasi memulai bisnis, motivasi memulai usaha, motivasi semangat bisnis sukses, motivasi sukses, pelatihan bisnis, pelatihan enterpreneursip, professional coach, professional coach certification, professional coach salary, professional coaching, strategi bisnis, spiritual in business, spiritual laverage in business,
    www.askansetiabudi.com, 081334664876

    Di kantor Anda, cobalah lakukan SPIRITUAL ACTIVITIES sebelum bekerja. Silahkan lantunkan do’a apa yang Anda pilih, bacaan apa yang Anda yakini, dzikir apa yang Anda imani, sedekah apa yang Anda sukai, dan masih banyak lagi ‘Spiritual Activities’ yang lainnya yang bisa Anda pilih.

    Saran saya, jangan pernah Anda meninggalkan spiritual activities. Kenapa? Selain untuk mencari ridloNya, mengharap syurgaNyaYa, insyaAllah juga akan menyukseskan bisnis dan kehidupan Anda.

    Maka, kalau ada karyawan Anda yang tidak sholat, ya jangan dibiarkan. Kalau ada karyawan Anda yang akhlaq dan perilakunya kurang baik,  ya jangan diabaikan. Karena kelak di akhirat Anda akan ditanya, “Sebagai pemimpin, apa yang sudah kau lakukan pada karyawanmu?” Kita semua adalah pemimpin, dan di akhirat pasti akan dimintai tanggung jawab atas kepemimpinan kita.

    Bagi saya, tidak masalah andai bisnis saya perkembangannya tidak bagus. Tetapi bagi saya, adalah sebuah masalah jika karyawan saya jauh dari Tuhan-nya. Saudara, hidup ini hanya sekali. Jangan pernah kita mati, sebelum Allah meridloi diri dan bisnis kita saat ini.

    Maka ketika Anda sukses, jangan pergunakan uang Anda untuk maksiat dan hal-hal lainnya yang Allah murkai. Karena ketika Anda melakukan hal tersebut, bisa jadi Allah tidak berkenan, lalu menghancurkan bisnis Anda. Na’udzu billah.

    Sahabat, bukankah Anda masih ingat dengan tragedi tenggelamnya kapal Titanic? Betapa mudahnya bagi Allah untuk menghancurkan kapal raksasa itu. Maka pertanyaan sederhananya adalah, apakah bisnis Anda sudah sekokoh Titanic? Titanic yang sekokoh itu saja bisa hancur seketika, disaat Allah berkehendak.

    Maka, jangan hanya membekali tim kita dengan profesionalisme kerja semata. Tapi mari kita membekali tim kita dengan spiritualitas, baik di tempat kerja ataupun di luar jam kerja.

    Dulu, dikantor saya sebelum melakukan spiritual activities, keadaannya berbeda dengan keadaan setelah melakukannya. Demikian juga di bisnis para klien/coache dan sahabat-sahabat saya, begitu mereka menerapkan spiritual activities di pagi hari, menjaga sholat para karyawannya, menjaga akhlaqnya, maka perkembangan bisnisnya luar biasa.

    Sudahkah Anda siap melakukannya?

    Salam STAR

    www.tips-indonesia.com