Kategori: COACHING & CONSULTING

  • KEREN, Call 0858-5549-4440, Kepemimpinan Dalam Tim di Sebuah Organisasi

    KLIK https://wa.me/6285855494440, Workshop Leadership Training, Games Workshop Leadership Team, Workshop On Leadership And Management Skills, Materi Training Leadership, Pelatihan Leadership Skill, Contoh Training Leadership.

    KEREN, Call 0858-5549-4440, Kepemimpinan Dalam Tim di Sebuah Organisasi
    KEREN, Call 0858-5549-4440, Kepemimpinan Dalam Tim di Sebuah Organisasi

    Jangan Menghakimi, Mulailah Mencari Tahu

    Orang dapat merasakan ketika seorang pemimpin benar-benar ingin memahami mereka dan anggota tim mereka. Sebagai pemimpin jika kita ingin menyelesaikan keadaan yang tidak nyaman ini, kita harus sedikit bersabar dan bersikap ke arah yang ingin lebih tahu tentang keadaan di dalam tim. Tidak langsung menghakimi yang hanya terlihat sepintas.

    Dengan lebih memahami orang-orang di sekitar kita, orang lain akan mulai merasa lebih aman. Dan bisa bertindak lebih normal tanpa ketakutan-ketakutan sebelumnya. Keingintahuan merupakan tindakan yang lebih soft jika dibandingkan dengan tindakan langsung menghakimi yang dibumbui respon menakutkan.

    5 Hal yang Bisa Digunakan untuk Meningkatkan Kinerja

    Secara praktis, ada lima langkah yang dapat diambil untuk mengubah wawasan dari artikel ini menjadi tindakan.

    1. Tingkatkan kesadaran pribadi Anda.

    Ikuti penilaian SCARF gratis, tersedia dari Neuroleadership Institute. Penilaian ini akan menunjukkan kepada Anda mana dari lima pemicu SCARF yang dapat memengaruhi pekerjaan dan reaksi Anda.

    Anda bahkan dapat mendorong tim Anda untuk mengambil ini sehingga setiap orang dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang pendorong dan penghambat grup.

    1. Carilah pola umum pada anggota tim.

    Mundurlah minggu ini dan amati dinamika dalam rapat tim dan dalam percakapan empat mata Anda. Perhatikan jika seseorang tampak tidak nyaman atau ragu untuk berbagi dengan Anda. Manakah dari “peringatan” yang mendasari yang mungkin dipicu?

    1. Perhatikan pemicu Anda dan latih respons yang lebih baik.

    Pelajari pola Anda sendiri yang dapat diprediksi (ya, kita semua memilikinya). Tersenyumlah sedikit di sini saat Anda menyadari bahwa hal yang sama memicu Anda lagi dan lagi. Di penghujung hari selama beberapa hari berikutnya, tuliskan hal-hal tersebut.

    Kemudian, hidupkan kembali situasi itu dalam pikiran Anda dengan cara yang Anda inginkan. Melakukan hal ini akan membantu Anda menciptakan jalur saraf baru di otak Anda, jadi lain kali Anda berada dalam situasi tersebut, Anda akan siap untuk melakukan yang lebih baik.

    Anda juga dapat mulai mengejutkan tim Anda. Ingat, jika Anda mengubah sisi tarian Anda, orang-orang di sekitar Anda juga harus menyesuaikan dan menari secara berbeda.

    1. Berkomitmen pada rasa ingin tahu selama 1 minggu.

    Santai dan rendah hati. Daripada berasumsi Anda tahu apa yang terjadi dengan orang lain, berusahalah untuk mengerti. Menjadi penasaran dan benar-benar tertarik untuk mengenal anggota tim Anda lebih dalam.

    Sebelum menilai apa yang mereka katakan atau apa yang telah mereka lakukan, jelajahi dengan mengajukan pertanyaan sederhana namun kuat, seperti “Apa kekhawatiran terbesar Anda saat ini?” dan “Bagaimana saya bisa mendukung Anda?”

    1. Coba pendekatan baru ini jika ada momen canggung.

    Jika terjadi keheningan yang tidak nyaman, tarik napas dalam-dalam. Rangkullah kesunyian. Kemudian katakan: “Saya perhatikan tadi suasana menjadi sangat sunyi dan saya dapat membayangkan ini adalah topik yang tidak nyaman. Saya benar-benar ingin mendengar perspektif Anda, sehingga kita semua dapat bekerja sama sebagai tim untuk menyelesaikan ini. Saya tahu dibutuhkan keberanian untuk berbicara dan akan sangat membantu jika kita dapat melakukan percakapan terbuka tentang hal ini sekarang.”

    Jika keheningan tetap ada, mungkin perlu upaya untuk membangun keamanan psikologis yang lebih besar dalam kelompok. Sesuaikan pendekatan Anda. Mulailah dengan melakukan percakapan empat mata untuk membangun hubungan yang lebih kuat dengan para pemimpin di tim Anda. Dengan sedikit dorongan dan latihan, mereka akan mulai merasa lebih percaya diri dan aman, sehingga pada akhirnya mereka dapat mulai membuka diri dalam pengaturan kelompok juga.

    Training Leadership Skill
    Training Leadership Skill

    TIPS Indonesia – Coaching, Consulting, Training

    • Jl. Rawamangun Muka Raya, No. 5, Rawamangun, Jakarta Timur.
    • Perumahan Deltasari Indah AY-28, Waru, Surabaya.
    • Perumahan Taman Landungsari Indah, N1, Malang.

    Beberapa media sosial kami:

    Website:

    Youtube:
    https://youtu.be/0-rSCL29UIs

    Tiktok:
    https://vt.tiktok.com/ZSRpjd7B4/

    Instagram:
    https://www.instagram.com/reel/CiTiP0WqNz9/?igshid=YmMyMTA2M2Y=

    Facebook:
    https://facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid02nieu5rLH31zUWpCPZzgv3NiRFNXCBhJ7NTqTGTrpptYoPwjhwyddAXne2hSoUUbRl&id=1371007463

    WhatsApp:
    0858-4027-8033 (Ibu Olla)
    0895-1481-0211 (Ibu Erma)

    #trainingmotivasi, #seminarmotivasi, #motivator, #seminarmotivasisurabaya, #seminarmotivasikeren, #seminarmotivasijakarta, #seminarmotivasikeusahawanan, #seminarmotivasikaryawan, #seminarmotivasikarir, #seminarmotivasikerja, #seminarmotivasimakassar, #seminarmotivasinasionalbanjar, #seminarmotivasinusamandiri

  • WAJIB, Call 0858-5549-4440, Menjadi Leader Yang Baik Itu Seperti Apa

    WAJIB, Call 0858-5549-4440, Menjadi Leader Yang Baik Itu Seperti Apa

    KLIK https://wa.me/6285855494440, Cara Menjadi Leader Yang Baik Dan Tegas, 3 Kriteria Pemimpin, Kriteria Pemimpin Yang Baik, 20 Ciri-ciri Pemimpin Yang Baik, Kepemimpinan Yang Baik.

    Kenapa tim Anda tidak bisa memberikan feedback yang jujur kepada Anda?

    Alasan sebenarnya tim Anda tidak memberi feedback yang jujur. Sebagai seorang pemimpin, ada beberapa hal yang lebih tidak nyaman daripada meminta umpan balik dari tim Anda, hanya untuk ditanggapi dengan diam.

    Saya baru-baru ini menyaksikan skenario ini dimainkan secara langsung. Sayangnya, dalam kasus ini, pemimpin yang bermaksud baik malah memperburuk keadaan dengan menanggapi keheningan tim dengan ledakan kemarahan.

    Setelah itu, dia bertanya kepada saya: “Apa yang salah dengan orang-orang ini? Saya memberi tahu mereka bahwa saya ingin tahu apa yang ada di pikiran mereka, namun mereka hanya duduk diam dan tidak merespons.”

    Interaksi tidak nyaman semacam ini selalu terjadi. Paling sering, penyebabnya berakar pada satu hal yang sangat penting: kurangnya keamanan psikologis. Saat orang tidak merasa “aman”, mereka tidak merasa cukup bebas untuk angkat bicara – bahkan saat ditanya.

    Rasa Takut di Dalam Tim yang Mengganggu

    Banyak pekerja yang merasakan takut ketika bekerja. Dan alasan-alasannya mungkin akan sangat mengejutkanmu.

    Berikut adalah hal-hal yang saya dengar dari individu yang memiliki dinamika yang sulit:

    Mereka takut jika mereka berbicara dan berbagi kebenaran yang tidak nyaman, akan menyusahkan mereka nanti. Mereka kesusahan dengan kepercayaan diri (ya, bahkan mereka yang tampak paling percaya diri) dan lebih suka tinggal di zona nyaman yang tenang daripada menantang atasan atau status quo.

    Mereka khawatir jika mereka mengatakan sesuatu yang tidak disukai manajer, itu akan memengaruhi kemungkinan promosi mereka atau, lebih buruk lagi, menempatkan mereka pada daftar target ketika putaran PHK berikutnya tiba.

    Mereka berjuang untuk mengetahui bagaimana mengomunikasikan pesan yang sulit dan berpikir orang lain mungkin menilai mereka bahkan karena mencoba mengartikulasikannya. Mereka takut tidak disukai, atau bahkan dikucilkan, oleh manajer dan rekan satu tim.

    Saat saya bekerja dengan para eksekutif, saya menemukan bahwa membantu mereka memahami ilmu saraf di balik perilaku tim mereka menghadirkan momen “bola lampu” yang dapat membantu mengembangkan dinamika tim yang lebih sehat.

    Misalnya, model SCARF, yang dibuat oleh Dr. David Rock dari Neuroleadership Institute, adalah cara terbaik untuk mendapatkan wawasan tentang interaksi tim yang sulit. Rock menemukan bahwa ada lima faktor sosial yang dapat memicu respons ancaman atau penghargaan di otak. Lima faktor membentuk akronim SCARF:

    Status adalah tentang kepentingan relatif kita dalam suatu kelompok (“Apakah saya dihormati dan dianggap penting?”).
    Kepastian adalah keinginan otak kita untuk dapat meramal masa depan (“Dapatkah saya mengantisipasi apa yang akan terjadi selanjutnya?”).
    Otonomi adalah tentang merasakan kendali atas hidup dan pekerjaan kita (“Apa yang bisa saya kendalikan?”).

    Keterkaitan adalah rasa aman kita dalam hubungan kita dengan orang lain (“Seberapa baik saya termasuk? Apakah saya didukung oleh orang-orang di sekitar saya?”). Keadilan adalah tentang keinginan kita untuk memiliki keadilan dan kesetaraan dalam situasi (“Apakah saya diperlakukan dengan adil?”).
    Orang-orang perlu merasa aman di lima area ini agar mereka dapat tampil di level tertinggi dan mengambil risiko.

    Di sisi lain, ketika otak merasa terancam, hal itu memicu terjadinya pembajakan amigdala. Itu adalah respons melawan, lari, atau diam di mana jantung Anda berdetak lebih cepat, telapak tangan Anda mulai berkeringat, dan Anda merasa perlu untuk melarikan diri. Otak logis menjadi offline dan otak emosional mengambil alih. Kemampuan Anda untuk berkolaborasi, berinovasi, dan menjadi anggota tim yang produktif turun secara signifikan.

    WAJIB, Call 0858-5549-4440, Menjadi Leader Yang Baik Itu Seperti Apa

    TIPS Indonesia – Coaching, Consulting, Training

    • Jl. Rawamangun Muka Raya, No. 5, Rawamangun, Jakarta Timur.
    • Perumahan Deltasari Indah AY-28, Waru, Surabaya.
    • Perumahan Taman Landungsari Indah, N1, Malang.

    Beberapa media sosial kami:

    Website:

    https://askansetiabudi.com/4-mindset-pengusaha-sukses-call-0858-5549-4440-mindset-bisnis-yang-benar-by-askan-setiabudi-ci-tips-indonesia/
    https://tips-indonesia.com/training-leadership-skill/
    https://www.outboundindonesia.com/category/wisata-jatim-2/

    Youtube:
    https://youtu.be/0-rSCL29UIs

    Tiktok:
    https://vt.tiktok.com/ZSRpjd7B4/

    Instagram:
    https://www.instagram.com/reel/CiTiP0WqNz9/?igshid=YmMyMTA2M2Y=

    Facebook:
    https://facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid02nieu5rLH31zUWpCPZzgv3NiRFNXCBhJ7NTqTGTrpptYoPwjhwyddAXne2hSoUUbRl&id=1371007463

    WhatsApp:
    0878-3615-2078 (Ibu Dini)
    0858-4027-8033 (Ibu Olla)

  • BERMANFAAT, Call 0858-5549-4440, Manfaat SMART Goals Untuk Motivasi Karyawan

    KLIK https://wa.me/6285855494440, Materi Training Untuk Karyawan, Strategi Pelatihan Yang Efektif, Contoh Pelatihan Karyawan, Macam Macam Metode Pelatihan, Metode Pelatihan Karyawan.

    BERMANFAAT, Call 0858-5549-4440, Manfaat SMART Goals Untuk Motivasi Karyawan
    BERMANFAAT, Call 0858-5549-4440, Manfaat SMART Goals Untuk Motivasi Karyawan

    Apa tujuan SMART?

    S.M.A.R.T. merupakan sebuah singkatan. Kepanjangannya adalah Specific, Measurable, Achievable, Relevant, dan Time-Bound.

    Tujuan utama dari SMART adalah kemajuan yang terukur dan jelas. Sehingga parameter ini membantu kita memastikan bahwa tujuan dapat dicapai dalam kurun waktu tertentu. Pendekatan ini menghemat kita banyak tenaga dan waktu. Karena membantu dalam membuat timeline yang jelas. Membuatnya mudah dalam melacak perkembangan proyek dan mengidentifikasi pencapaian yang terlewatkan.

    Contoh goal SMART adalah seperti ini: Tujuan kami adalah untuk [tujuan yang terukur] berdasar [kerangka waktu atau tenggat waktu]. [Pemain atau tim kunci] akan mencapai tujuan ini dengan [langkah apa yang akan Anda ambil untuk mencapai tujuan]. Mencapai tujuan ini akan [hasil atau manfaat].

    Menulis SMART Goal

    S = Spesifik

    Agar tujuan menjadi efektif, tujuan harus spesifik. Tujuan spesifik menjawab pertanyaan seperti:

    Apa yang perlu dicapai?
    Siapa yang bertanggung jawab?
    Langkah apa yang perlu diambil untuk mencapainya?

    Memikirkan pertanyaan-pertanyaan ini membantu memahami apa tujuan Anda.

    M = Measurable

    Spesifik adalah awal yang bagus dalam membuat goals, selanjutnya adalah tujuan yang terukur. Memastikan tujuan terukur memudahkan dalam melacak kemajuan dan mengetahui kapan mencapai garis finish.

    Misalkan si A dan tim produknya ingin meningkatkan jumlah pengguna aplikasi seluler mereka. Harus tahu seberapa banyak? Satu pendaftaran baru secara teknis bisa dibilang pertumbuhan positif, tapi apakah selesai di sana? Hal yang sama berlaku dalam strategi. Di berapa banyak platform mereka akan iklan?

    Untuk membuat tujuan SMART ini lebih berdampak, A harus memasukkan tolok ukur yang terukur dan dapat dilacak.

    A = Achievable

    Titik ini memastikan apa yang kita lakukan dan yang ingin kita capai cukup realistis. Goal harus sesuatu yang tim kita bisa capai dengan wajar. Misalkan ketika membuat produk makanan baru, kita tidak mungkin mencanangkan goal untuk membuat kuda unicorn.

    Misalkan si A tadi melihat sasarannya dan menyadari bahwa, mengingat tim kecilnya dan beban kerja mereka yang berat. Membuat kampanye iklan untuk empat platform sosial mungkin memakan lebih banyak daripada yang dapat mereka kunyah. Dia memutuskan untuk kembali ke tiga jejaring sosial tempat dia kemungkinan besar akan menemukan klien baru.

    Mudah menjaga tujuan tetap realistis ketika kita sendiri yang mengawalnya. Saat tujuan diturunkan ke bawah atau divisi lain, pastikan untuk mengomunikasikan batasan apa pun yang mungkin sedang Anda kerjakan.

    R = Relevant

    Tujuan harus relevan. Melihat produk Anda secara garis besar, pandangan yang lebih luas. Sehingga produk/tujuan yang akan dikerjakan tidak sia-sia dan bisa maksimal. Salah satunya melihat pasar seperti apa.

    T = Time-bound

    Untuk mengukur kesuksesan dengan benar, Anda dan tim Anda harus mempunyai pemahaman yang sama tentang kapan tujuan akan tercapai. Range waktu pengerjaannya bagaimana? Kapan tim akan mulai membuat dan menerapkan tugas yang telah mereka identifikasi? Kapan mereka akan selesai?

    Sasaran SMART harus memiliki parameter terkait waktu yang terpasang, sehingga semua orang tahu cara agar tetap berada di jalur dalam kerangka waktu yang sudah ditentukan.

    TIPS Indonesia – Coaching, Consulting, Training

    • Jl. Rawamangun Muka Raya, No. 5, Rawamangun, Jakarta Timur.
    • Perumahan Deltasari Indah AY-28, Waru, Surabaya.
    • Perumahan Taman Landungsari Indah, N1, Malang.

    Beberapa media sosial kami:

    Website:
    https://askansetiabudi.com/4-mindset-pengusaha-sukses-call-0858-5549-4440-mindset-bisnis-yang-benar-by-askan-setiabudi-ci-tips-indonesia/
    https://tips-indonesia.com/training-leadership-skill/
    https://www.outboundindonesia.com/category/wisata-jatim-2/

    Youtube:
    https://youtu.be/0-rSCL29UIs

    Tiktok:
    https://vt.tiktok.com/ZSRpjd7B4/

    Instagram:
    https://www.instagram.com/reel/CiTiP0WqNz9/?igshid=YmMyMTA2M2Y=

    Facebook:
    https://facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid02nieu5rLH31zUWpCPZzgv3NiRFNXCBhJ7NTqTGTrpptYoPwjhwyddAXne2hSoUUbRl&id=1371007463

    WhatsApp:
    0858-5549-4440 (Ibu Arin)
    0858-4027-8033 (Ibu Olla)

    #trainingperusahaansidoarjo, #motivasikerjamanado, #motivasisiswasmp, #trainingkaryawanjogja, #motivasikerjaikhlas, #motivasikerjatim, #motivasikerjakeras, #bukumotivasialamakmarmetindonesia, #ceritamotivasihidup, #motivasikerjaid

  • KONTEN UNLIMITED, Call 0858-5549-4440, KONTEN MARKETING YANG MENARIK BY ASKAN SETIABUDI, CI TIPS INDONESIA

    KLIK https://wa.me/6285855494440, Seminar Internet Marketing Surabaya, Manfaat Workshop Internet Marketing, Informasi Seminar dan Info Training, Pembicara Internet Marketing Surabaya, Info Seminar dan Inhouse Training, Pelatih Digital Marketing Toko Online Surabaya.

    Membuat konten merupakan salah satu tugas wajib bagi para pemilik bisnis online, salah satu kunci penting dalam strategi digital marketing. Tanpa konten, Anda tidak memiliki apa pun untuk dibagikan di situs web dan platform media sosial lainnya. Konten mempromosikan apa yang kita lakukan serta menunjukkan kelebihan kita.

    Sehingga kita perlu membuat lebih banyak konten untuk menjaga visibilitas. Tetapi membuat konten yang banyak itu bukan perkara yang mudah. Kita memerlukan waktu yang lama. Apalagi jika kita ingin terlihat di setiap platform yang ada, kemungkinan kita akan mengalami burn out.

    Jadi bagaimana caranya membuat lebih banyak konten, tanpa merasa burn out? Berikut adalah lima cara efektif yang semoga bisa membantu Anda.

    Create dan Recreate, Menggunakan Kembali Konten Sebelumnya

    Ada begitu banyak cara berbeda untuk menggunakan kembali konten yang Anda buat dalam seo digital marketing. Anda mulai dengan bagian konten pilar utama, seperti blog atau video, lalu mengukirnya menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. Potongan-potongan kecil ini dapat digunakan untuk posting media sosial, grafik, meme, atau quotes.

    Kita bisa membuat banyak konten yang beragam di berbagai platform dari konten yang sama. Yaitu misal kita sudah menyelesaikan artikel di website. Artikel tersebut bisa kita potong kecil-kecil untuk menjadi konten di twitter, bisa kita bacakan untuk dijadikan konten di Youtube, dari konten panjang youtube bisa kita potong pendek-pendek dan menjadikannya konten di sosial media lain seperti tiktok, instagram, dan facebook. Hal ini merupakan salah satu modal awal untuk menguatkan sosial media marketing bisnis kita.

    Share ke Banyak Platform

    Banyak platform yang sejatinya memang mengambil artikel dari website lain untuk ditampilkan ke dalam platform mereka. Seperti medium, thrive, linkedin, dan masih banyak lainnya.

    Anda hanya perlu mengubah sedikit isinya, terutama di bagian akhir agar tidak terkesan menjual langsung di platform tersebut. Bisa diganti dengan kalimat bahwa artikel ini dipublikasikan pertama kali di [website Anda], atau kalimat semacamnya.

    LinkedIn adalah tempat yang bagus untuk mempublikasikan ulang blog Anda. Bisa dengan mudah memposting apa adanya, tetapi ada baiknya menghabiskan beberapa menit untuk menulis ulang pendahuluan dan penutup. Dengan begitu, Anda memiliki artikel baru untuk diposting di sana, yang berisi konten yang sama. Bisa juga bereksperimen dengan memposting hanya paragraf pembuka, kemudian menautkan kembali ke postingan asli di situs web Anda. Sehingga Anda tidak perlu membuat konten dari dasar untuk memperluas jangkauan market Anda.

    Bagikan ulang konten yang ada

    Jangan selalu berpikir bahwa Anda juga harus selalu membuat konten. Jika Anda ingin menghindari kelelahan dengan semua konten yang perlu Anda buat, mulailah membagikan ulang konten yang ada. Posting blog dan media sosial tidak harus menjadi skenario satu kali. Postingan populer akan selalu memiliki nilai di dalamnya, sehingga dapat dibagikan ulang.

    Konten merupakan hal yang penting di era digital marketing sekarang ini. Dengan konten yang bagus kita akan memberikan traffic yang besar ke dalam channel-channel bisnis kita. Dan dari traffic yang besar itu bisa kita manfaatkan sebagai calon klien utama kita.

    Sehingga sebaiknya kita memberikan waktu khusus setiap hari atau setiap minggunya untuk fokus menggarap konten-konten tersebut, membuat strategi konten, serta menganalisis konten yang sudah kita buat. Sehingga kita bisa bertumbuh dan menjadi lebih relevan dan disukai selama berjalannya waktu.

    Mau Mempelajari Lebih Banyak Tentang Mindset Pengusaha?

    Materi-materi tersebut bisa Anda pelajari lebih mendalam di SBA #7.
    Segeralah bergabung dalam STAR BUSINESS ACADEMY ANGKATAN KE-7. Tempat dimana kita bisa bertemu dengan pengusaha-pengusaha yang sudah lama berkecimpung di dunia bisnis. Mulai dari Bapak Askan Setiabudi, CI seorang konsultan bisnis dan trainer nasional, Bapak Erik Marsudi Utomo, SE owner Ayam Bakar Pak D yang sudah memiliki 60 outlet, Bapak Dedy Pratama Owner Pulsa21 yang memiliki 150 toko dan 600 karyawan, Bapak Yudha Setiawan, ST Founder Lazizaa dengan 50 outletnya, Bapak Eko Sugiono owner Sekolah Pengusaha Online, dan Mas Zein Abidin seorang motivator muslim.

    KONTEN UNLIMITED, Call 0858-5549-4440, KONTEN MARKETING YANG MENARIK BY ASKAN SETIABUDI, CI TIPS INDONESIA

    Yang akan diselenggarakan pada:
    Sabtu-Minggu
    29-30 Oktober 2022
    Di RM Ayam Bakar Pak D Surabaya
    Jam 10.00 WIB sampai Selesai

    TERBATAS HANYA UNTUK 100 PESERTA

    SEGERA BOOKING TEMPATMU…

    HUBUNGI:
    0858-5549-4440 (Ibu Arin)

    0878-3615-2078 (Ibu Dini)

    Alamat Kantor:
    Tempat Magang TIPS Indonesia

    • Jl. Rawamangun Muka Raya, No. 5, Rawamangun, Jakarta Timur.
    • Perumahan Deltasari Indah AY-28, Waru, Surabaya.
    • Perumahan Taman Landungsari Indah, N1, Malang.

    Untuk informasi lebih lengkap silakan klik:
    Website:
    https://askansetiabudi.com/4-mindset-pengusaha-sukses-call-0858-5549-4440-mindset-bisnis-yang-benar-by-askan-setiabudi-ci-tips-indonesia/
    https://tips-indonesia.com/training-leadership-skill/
    https://www.outboundindonesia.com/category/wisata-jatim-2/
    Youtube:
    https://youtu.be/0-rSCL29UIs
    Tiktok:
    https://vt.tiktok.com/ZSRpjd7B4/
    Instagram:
    https://www.instagram.com/reel/CiTiP0WqNz9/?igshid=YmMyMTA2M2Y=
    Facebook:
    https://facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid02nieu5rLH31zUWpCPZzgv3NiRFNXCBhJ7NTqTGTrpptYoPwjhwyddAXne2hSoUUbRl&id=1371007463

  • SUKSES, Call 0858-5549-4440, BAGAIMANA MENGEMBANGKAN MINDSET PENGUSAHA BY ASKAN SETIABUDI, CI TIPS INDONESIA

    KLIK https://wa.me/6285855494440, Tema Seminar Tentang Bisnis, Seminar Pengusaha Muda, Seminar Bisnis, Tema Seminar Bisnis Yang Menarik, Materi Seminar Kewirausahaan, Contoh Seminar Bisnis, Seminar Adalah, Seminar Bisnis 2022.

    Bagaimana Mengembangkan Mindset Pengusaha

    Mungkin tampak sulit untuk mengembangkan pola pikir kewirausahaan jika Anda tidak secara aktif bekerja sebagai CEO dari sebuah perusahaan rintisan yang sukses. Namun, kenyataannya adalah Anda dapat mengasah keterampilan yang diperlukan untuk kewirausahaan yang sukses, apa pun jabatan Anda saat ini. Mari kita lihat beberapa cara Anda dapat mengembangkan pola pikir kewirausahaan dalam kehidupan sehari-hari Anda:

    1. Tetapkan Tujuan Yang Jelas
      Menetapkan tujuan—mengatakannya kepada alam semesta, menuliskannya, menyebutkannya kepada teman dan keluarga yang akan meminta pertanggungjawaban Anda—dapat secara halus memengaruhi calon wirausahawan untuk mencapai tujuan itu sedikit demi sedikit setiap hari. Jika Anda merasa belum mengartikulasikan tujuan Anda dengan jelas, sisihkan waktu untuk bertukar pikiran sampai Anda tahu persis apa yang Anda tuj
    2. Berlatih Bersikap Tegas
      Pengusaha, inovator, dan pemilik bisnis baru harus mengembangkan kemampuan untuk menganalisis situasi, menyerap data yang relevan, dan membuat keputusan dengan percaya diri. Usaha kecil dan start-up dapat dihancurkan oleh keragu-raguan, itulah sebabnya membuat keputusan dengan percaya diri adalah salah satu keterampilan kewirausahaan yang paling penting. Anda dapat melatih ketegasan di dunia nyata atau dalam kehidupan pribadi Anda, apakah Anda memesan di restoran atau membuat rencana malam. Berlatih membuat keputusan kecil dengan percaya diri akan membuahkan hasil ketika Anda menghadapi tantangan besar dalam bisnis Anda.
    3. Gagal Sebagai Fase Belajar
      Gagal biasanya memiliki konotasi negatif, tetapi pengusaha terbaik mengubah kegagalan menjadi sesuatu yang positif. Gagal menunjukkan bahwa Anda telah mencoba sesuatu, yang bisa menjadi hal yang menakutkan untuk dilakukan. Kegagalan sejati adalah tidak mencoba sama sekali. Berlatih dialog kegagalan. Anda dapat melakukan ini di buku catatan Anda atau dengan seorang teman. Mintalah mereka bertanya tentang kegagalan Anda setiap hari selama seminggu. Jawab dengan jujur. Segera, Anda mungkin menemukan bahwa alih-alih merasa malu ketika mendiskusikan kegagalan Anda, Anda akan merasa bangga memamerkan apa yang telah Anda coba.
    4. Hadapi Ketakutan
      Banyak pengusaha takut berbicara di depan umum, gagal, dan malu. Satu-satunya cara untuk menghilangkan rasa takut itu adalah dengan mengekspos diri Anda terhadapnya. Ditolak lagi dan lagi akan membius Anda hingga kecewa. Ikuti kelas berbicara di depan umum—apa saja untuk membuat Anda lebih nyaman di depan orang banyak. Jika Anda ingin meningkatkan keterampilan komunikasi Anda, ikuti kelas akting atau komedi stand-up. Keduanya akan memaksa Anda untuk menghadapi kerentanan Anda dan membuat Anda terbiasa berbicara dengan orang asing. Selain itu, Anda akan mempelajari pentingnya ketepatan waktu dan penyampaian—keterampilan yang merupakan kunci dalam penjualan dan kehidupan sehari-hari dalam akting dan komedi. Jika Anda ingin meningkatkan kemampuan berpikir kritis atau pemecahan masalah Anda, ikuti kelas debat. Ini akan memaksa Anda menganalisis dua cara untuk melihat suatu masalah dan akan membantu Anda mengantisipasi keberatan calon pelanggan yang mungkin harus membeli produk Anda.
    5. Penuh dengan Rasa Ingin Tahu
      Rasa ingin tahu adalah salah satu sifat yang paling penting bagi pengusaha. Untuk terus belajar dan mempertahankan keunggulan kompetitif Anda, Anda harus selalu mencari orang baru dan pengalaman baru. Jangan pernah kehilangan rasa ingin tahu untuk melihat-lihat sudut.

    Mau Mempelajari Lebih Banyak Tentang Mindset Pengusaha?
    Materi-materi tersebut bisa Anda pelajari lebih mendalam di SBA #7.
    Segeralah bergabung dalam STAR BUSINESS ACADEMY ANGKATAN KE-7. Tempat dimana kita bisa bertemu dengan pengusaha-pengusaha yang sudah lama berkecimpung di dunia bisnis. Mulai dari Bapak Askan Setiabudi, CI seorang konsultan bisnis dan trainer nasional, Bapak Erik Marsudi Utomo, SE owner Ayam Bakar Pak D yang sudah memiliki 60 outlet, Bapak Dedy Pratama Owner Pulsa21 yang memiliki 150 toko dan 600 karyawan, Bapak Yudha Setiawan, ST Founder Lazizaa dengan 50 outletnya, Bapak Eko Sugiono owner Sekolah Pengusaha Online, dan Mas Zein Abidin seorang motivator muslim.

    SUKSES, Call 0858-5549-4440, BAGAIMANA MENGEMBANGKAN MINDSET PENGUSAHA BY ASKAN SETIABUDI, CI TIPS INDONESIA

    Yang akan diselenggarakan pada:
    Sabtu-Minggu
    29-30 Oktober 2022
    Di RM Ayam Bakar Pak D Surabaya
    Jam 10.00 WIB sampai Selesai

    TERBATAS HANYA UNTUK 100 PESERTA

    SEGERA BOOKING TEMPATMU…

    HUBUNGI:
    0858-5549-4440 (Ibu Arin)
    0878-3615-2078 (Ibu Dini)

    Alamat Kantor:
    Tempat Magang TIPS Indonesia

    • Jl. Rawamangun Muka Raya, No. 5, Rawamangun, Jakarta Timur.
    • Perumahan Deltasari Indah AY-28, Waru, Surabaya.
    • Perumahan Taman Landungsari Indah, N1, Malang.

    Untuk informasi lebih lengkap silakan klik:
    Website:
    https://askansetiabudi.com/4-mindset-pengusaha-sukses-call-0858-5549-4440-mindset-bisnis-yang-benar-by-askan-setiabudi-ci-tips-indonesia/
    https://tips-indonesia.com/training-leadership-skill/
    https://www.outboundindonesia.com/category/wisata-jatim-2/
    Youtube:
    https://youtu.be/0-rSCL29UIs
    Tiktok:
    https://vt.tiktok.com/ZSRpjd7B4/
    Instagram:
    https://www.instagram.com/reel/CiTiP0WqNz9/?igshid=YmMyMTA2M2Y=
    Facebook:
    https://facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid02nieu5rLH31zUWpCPZzgv3NiRFNXCBhJ7NTqTGTrpptYoPwjhwyddAXne2hSoUUbRl&id=1371007463

  • Apa Seperti Apa Bisnis Setelah Pandemi?

    Setelah melewati berbagai keadaan naik turun yang sangat ekstrem. Bagaimana kita menjalankan bisnis ke depannya? Apa kita bisa kembali seperti sebelumnya? kembali ke comfort zone seperti biasanya. Atau pandemi telah mengubah segalanya?

    Pandemi tentu memaksa kita untuk mendefinisikan ulang apa itu sukses dan mengevaluasi strategi bagaimana cara kita beroperasi kembali. Berikut beberapa efek yang terjadi karena pandemi.

    Koneksi Personal

    SOLUSI, Call 0858-5549-4440, Apa Seperti Apa Bisnis Setelah Pandemi?

    Ketika pandemi menyebar semua berubah seketika. Tidak bisa bertatap muka. Arti berada di ruangan yang sama menjadi di Zoom yang sama.

    Akan tetapi sangking mudahnya bertemu orang membuat barrier yang ada semakin semu. Lewat pertemuan zoom kita bisa dengan mudah bertemu dan berdiskusi dengan berbagai pihak yang ketika sebelum pandemi, kita harus meluangkan waktu cukup banyak dalam perjalanan.

    2020 telah mengajarkan banyak orang bahwa mereka dapat membina hubungan bisnis yang bermakna secara virtual. Meskipun tidak sama jika dibandingkan dengan meeting secara offline.

    Mengutamakan Keluarga

    SOLUSI, Call 0858-5549-4440, Apa Seperti Apa Bisnis Setelah Pandemi?

    Di samping banyaknya efek negatif dari pandemi, ada beberapa efek positif yang muncul secara tidak sengaja. Bekerja dari rumah membuat banyak pekerja yang selalu sibuk di kantor memiliki waktu yang banyak bersama keluarga. Hal ini tentu akan membuat bonding dengan keluarga lebih terjaga (tentu ini pandangan simpelnya saja).

    Ke depannya sangat memungkinkan banyak perusahaan-perusahaan savvy yang akan lebih mendorong staff sales mereka untuk bekerja dari rumah secara reguler.

    Efisiensi Travel Expense

    SOLUSI, Call 0858-5549-4440, Apa Seperti Apa Bisnis Setelah Pandemi?

    Perjalanan bisnis sudah hampir tidak mungkin selama pandemi. Hal ini membuat pekerja memiliki waktu lebih banyak bersama keluarga. Selain itu hal ini juga menghemat biaya pengeluaran.

    Komunikasi secara online menjadi hal yang umum saat ini. Dan akan membuat kegiatan pasca pandemi pun tidak jauh beda. Tentu perjalanan bisnis akan kembali normal. Akan tetapi meeting online juga akan masih berjalan. Membuat expense untuk transportasi dan akomodasi berkurang jauh. Dan sekali lagi kita akan lebih dekat dengan keluarga.

    Perusahaan akan semakin berpikir untuk mengirim perwakilan/staff keluar, karena pendapatan saat pandemi terjun bebas. Jika bisa disubtitusi dengan online, kemungkinan besar mereka lebih memilihnya. Akan tetapi ada waktunya ketika ingin melebarkan pasar baru, perusahaan akan tetap memilih perjalanan bisnis secara langsung.

    Era Bisnis Baru

    Pandemi mengajarkan kita untuk bersikap fleksibel dan beradaptasi dengan cepat terhadap perkembangan bisnis atau market. Covid ini sangat disruptif, jadi respon kita juga harus mendisrupsi kenormalan berbisnis kita sebelum pandemi.

    Ke depannya, kita akan mengharapkan semakin sedikit bisnis yang menjalankan secara normal. Dan lebih terbuka dengan cara-cara baru.

    Bisnis New Normal akan mengharapkan binis yang lebih efisien, lebih personal dengan market, dan mengurangi transportasi yang tidak perlu. Berfokus mendisrupsi status quo sekarang.

  • Coaching Series 3: Apa yang Bisa dibantu oleh Seorang Coach Bisnis?

    Coaching concept illustration. Idea of strategy, skills and improvement.

    Sebagian besar Coach Bisnis memiliki fungsi serba guna dalam pelayanan mereka. Itu berarti, apapun yang anda inginkan untuk mengembangkan bisnis, membuat bisnis yang sudah sukses semakin maju baik bisnis kecil, bisnis lokal, atau perusahaan internasional, seorang coach yang berbakat akan mampu membantu.

    Ada anggapan umum bahwa coaching bisnis ada hanya untuk membantu para owner untuk memajukan sebuah bisnis.

    Membantu owner untuk kembali ke jalur pengelolaan bisnis yang tepat sudah dipastikan sebagai salah satu kemampuan seorang coach. Selain itu, masih ada variasi situasi lain di mana seorang coach bisa membantu juga.

    Seorang coach bisnis mampu membantu owner untuk membangun usaha mulai dari nol, memberikan arahan kepada owner dan eksekutor saat menjalankan usaha membangun bisnis, mendefinisikan visi dan misi, dan mengawal strategi jangka pendek dan jangka panjang bisnis tersebut.

    Selain itu, seorang coach bisnis juga mampu membantu owner bisnis untuk menumbuhkan bisnis mereka ke level berikutnya dengan cara mengurangi beban pikiran owner agar perjalanan bisnisnya terasa lebih mudah. Karena saat menjalankan sebuah bisnis seorang diri tanpa partner berpikir, maka beban yang dirasakan dalam pengelolaannya pun akan terasa berlipat lebih berat.

    Jadi, saat anda bekerja dengan seorang coach sebagai partner menjalankan usaha, maka anda akan mendapatkan pasangan bisnis yang bisa membantu anda dalam menghadapi berbagai tantangan. Coach akan membantu anda dengan berbagai pengalaman dan keahliannya sehingga anda memiliki seseorang yang diandalkan dalam mengupayakan kemajuan usaha bisnis anda.

    Dengan demikian, seorang coach mampu mengurangi tingkat stress dari owner usaha dengan berbagai keuntungan dan mafaatnya.

    Bersambung ke seri 4

  • 3 KAIDAH JAPRI

    Japri

    “Alhamdulillah orderannya banyak ya,” puji saya pada salah satu reseller terbaik.

    “Iya Pak, Alhamdulillah,” jawabnya penuh rasa syukur.

    “Bagaimana cara memasarkannya?” tanya saya.

    “Saya banyak japri teman-teman, keluarga, kolega, rekanan dan kenalan-kenalan saya, Pak.” jawabnya bersemangat.

    Sahabat sekalian, di masa pandemi ini info-info di media sosial berseliweran begitu cepat.

    Sehingga story atau upload-an kita di medsos seringkali tertumpuk dengan aktifitas yang sama dari orang lain. Sehingga “pesan” kita tidak sampai ke target market.

    Maka “japri” kepada orang-orang yang kita kenal adalah salah satu cara yang sangat efektif. Ibarat peluru, langsung kita tembakkan pada sasaran.

    Nah, ada 3 kaidah utama ketika Anda japri orang:

    1. PASTIKAN SALING KENAL

    Pastikan orang yang akan Anda japri mengenal Anda dengan baik dan Anda juga mengenal mereka.

    Karena kalau asal japri, nanti orang bisa merasa tak nyaman dan WA Anda bisa dilaporkan untuk diblokir.

    Kalau Anda dan calon konsumen sudah saling kenal dengan baik, maka trust mereka kepada Anda lebih tinggi, sehingga peluang untuk closing lebih besar.

    2. AWALI DENGAN BASA BASI

    Sebelum menawarkan produk Anda, alangkah lebih sopannya kalau Anda basa-basi terlebih dahulu. Bahasa keren-nya di-prolog dulu, jangan langsung tunjek poin.😊

    Basa-basi bisa dengan menanyakan kabar. Tanya bagaimana keadaan keluarganya, bisnisnya, karyawannya, dsb.

    Di saat komunikasi sudah cair, cobalah tawarkan produk-produk Anda.

    “Oh ya saya sekarang jualan aneka frozen, sambel, bumbu rendang, dst, Bu.”

    “Monggo kalau mau nyoba, atau barangkali ada teman njenengan yang membutuhkan produk seperti ini, silakan WA saya.”

    3. PASTIKAN SEGMEN YG ANDA TAWARI MEMILIKI DAYA BELI

    Banyak reseller putus asa karena jualannya tak laku-laku.

    Setelah saya cek, ternyata karena mereka menawarkan produknya ke orang yang tak punya uang.

    Sebagus apapun produk Anda, sehebat apapun cara berjualan Anda, tapi kalau calon konsumen Anda no money, maka produk Anda pasti tak terbeli.

    Cobalah lakukan 3 hal tersebut. InsyaAllah produk Anda akan laris manis.

    Bagaimana menurut Anda?

    Mari kita diskusikan…

    Salam Berkah
    AskanSetiabudi.com
    Konsultan | Trainer | Entrepreneur

  • POLA KOMUNIKASI, KUNCI SUKSES DALAM BERBISNIS

    Dalam dunia bisnis, pola komunikasi itu sangat penting. Dengan pola komunikasi yang baik, pelaku bisnis dapat dengan mudah meyakinkan customer atau pelanggan. Keuntungan lain juga bisa digunakan untuk memberikan service yang optimal. Dengan demikian, pelaku bisnis dapat dengan mudah meraih hasil-hasil yang besar di kemudian hari.

    Pola komunikasi memiliki berbagai macam bentuk, seperti yang bersifat verbal, tertulis dan isyarat atau bahasa tubuh. Contoh dari komunikasi verbal yang baik adalah memberikan intonasi yang menyenangkan ketika berbicara dengan orang lain seperti klien, karyawan dan pelanggan. Dalam tanda kutip, hindari nada tinggi, nada kaku, nada yang terkesan marah atau nada yang kurang menghargai lawan bicara.

    Selanjutnya untuk komunikasi tertulis yang baik, jangan terbiasa menggunakan singkatan. Tulislah kata-kata  yang enak dibaca. Hindari menggunakan emoticon yang dapat menyinggung perasaan atau penggunaan huruf besar sama rata untuk beberapa kata seperti “CEPAT”, yang terkesan seperti marah atau teriak. Jangan lupa baca kembali tulisan tersebut sebelum dikirim ke orang lain, klien atau pelanggan. Dengan membacanya kembali, anda bisa memperkirakan kira-kira akan seperti apa respon pembaca terhadap tulisan tersebut. Posisikan diri sebagai orang lain, klien atau pelanggan yang akan membaca tulisan tersebut, sehingga ketika tulisan itu dikirim hasilnya adalah respon positif dari pembacanya.

    Terakhir adalah pola komunikasi isyarat atau bahasa tubuh yang baik. Hindari bahasa tubuh atau isyarat yang tampak sombong, wajah yang berekspresi marah dan terkesan meremehkan yang nantinya justru bisa menjadi penghalang dari keberhasilan berkomunikasi. Selain tiga bentuk pola komunikasi tersebut, ukuran sejauh mana pelaku bisnis merespon komunikasi dari orang lain, klien atau pelanggan secara cepat (Fast Respond) Juga menjadi poin yang sangat penting. Ketika anda sudah mulai tidak dapat merespon orang lain dengan cepat dalam sebuah komunikasi (Slow Respond), usahakan mencari wakil atau asisten yang bisa mewakili anda. Hal itu bertujuan agar tetap dapat memberikan respon secara cepat (Fast Respond). Karena ketika suatu bisnis sudah mulai Slow Respond, maka tinggal menghitung waktu untuk dampak-dampak buruknya.

    Dari semua aspek di atas, bisa disimpulkan bahwa memperhatikan pola komunikasi itu sangat penting. Ketika pola komunikasi terwujud dengan baik maka citra bisnis yang anda kelola juga akan menjadi baik dan hal tersebut akan berdampak positif terhadap hasil yang ingin dicapai. Jangan sampai anda kehilangan aspek-aspek tersebut.

    Selamat mencoba dan selamat belajar,

    Salam Star dari saya Askan Setiabudi.

  • NAMAMU SIAPA?

    Pernahkah Anda ditanya, “Anda bisnis apa?”

    Lalu Anda menjawab, “Warung kopi”.

    Merek-nya apa?”

    “Pokoknya warung kopi”

    Menarik tidak? Tentu saja tidak.

    Ketika Anda ditanya, “Anda punya bisnis apa?”

    “Warung makan”

    “Namanya apa?”

    “Pokoknya warung makan”.

    Menarik? Tentu tidak.

    Coba bedakan dengan yang berikut ini.

    Ketika ada seseorang bertanya, “Anda punya bisnis apa?”

    “Warung kopi”

    “Namanya apa?”

    “Semerbak Kopi”

    Lebih menarik bukan?

    Atau ketika Anda ditanya tentang usaha Anda,

    “Rumah makan”

    “Namanya apa?”

    “Kedai Motivator”

    Lebih nyaman bukan?

    Hal ini sama ketika Anda ditanya tentang Anda laki-laki atau perempuan?

    “Saya laki-laki”

    “Nama Anda siapa?”

    “Pokoknya laki-laki”

    Tentu tidak menarik bukan?

    Bedakan dengan yang berikut ini,

    “Anda laki-laki atau perempuan?”

    “Laki-laki”

    “Nama anda siapa?”

    “Budi”

    Nah tentunya lebih menarik, bukan?

    Demikian juga dengan bisnis. Sebuah produk membutuhkan sebuah nama/merek.

    Nah ada 3 pilar rahasianya agar nama/merek bisnis Anda lebih powerful:

    Yang pertama, singkat.

    Usahakan nama bisnis atau nama produk Anda singkat, jangan terlalu panjang. Misalnya usaha bimbingan belajar. Anda beri nama yang singkat, misalnya “Smart Bimbel”. Atau usaha Anda di bidang fotografi. Anda beri nama “Bening Fotografi. Singkat. Karena jika terlalu panjang, orang akan sulit mengingat. Di jaman yang penuh persaingan seperti ini jangan paksa orang untuk mengingat nama panjang produk Anda. Sama dengan nama orang hari ini, jika terlalu panjang menjadi sulit untuk diingat.

    Yang kedua, sesuaikan dengan  jenis usaha.

    Misalnya ketika Anda punya usaha perumahan. Berilah nama yang mewakili kondisi perumahan, misalnya “Griya Asri”. Jangan sampai Anda punya usaha perumahan, diberi nama “Nikmat”, tentunya tidak sesuai. Contoh lain, Anda punya usaha design, berilah nama yg sesuai misalnya “image” atau “perfect”, dan tentunya kurang pas jika dikasih nama “lezat”.

    Yang ketiga, Hindari Singkatan Huruf atau Angka Tertentu.

              Sebenarnya menggunakan singkatan huruf atau menggunakan angka tidak dianjurkan dalam membuat suatu merek.

               Tapi jika terpaksa, maka gunakanlah singkatan huruf yang mudah diingat, misalnya “MM Barbershop”. Jangan menggunakan singkatan huruf yang sulit diingat dan mudah ditiru plus dibingungkan oleh kompetitor.

              Misalnya Anda punya bengkel namanya “Bengkel TPM”, maka kalau ada kompetitor yang mau meniru sekaligus membingungkan konsumen, dia bisa membuat merek “Bengkel MTP”, “Bengkel TMP” dan sejenisnya.

            Kalau terpaksa menggunakan angka, maka pastikan yang mudah diingat, seperti “Es Teller 77”. Jangan menggunakan angka seperti Bakpia Pathok Jogja.

           Kalau Anda ke Jogja, menurut Anda mana Bakpia Pathok yang asli, enak dan legendaris? Bakpia Pathok 25, 75, 57, 52, atau yang lainnya? Bingung kan? Hehe…

    Tiga pilar tersebut menjadi penting ketika Anda mau membuat sebuah produk. Jika merek produk Anda sudah memenuhi tiga pilar tersebut, maka merek produk Anda sudah tepat.

    Salam STAR

    Askan Setiabudi

    Konsultan | Trainer | Entrepreneur