Tag: kisah inspiratif motivasi

  • JARUM HILANG

    Sahabat sekalian, suatu saat Nashiruddin kehilangan jarum. Dia cari jarum itu di depan rumahnya, satu jam, dua jam, tiga jam, empat jam, jarum itu tak kunjung ketemu. Tetangganya yang melihat dari tadi mulai penasaran dan bertanya kepada Nashiruddin: “Wahai Nashiruddin sebenarnya apa yg engkau cari? Mulai tadi aku lihat kamu sibuk sekali mencari sesuatu didepan rumah kamu.”

    Nashiruddin dengan tenang menjawab: “Aku mencari jarumku yg hilang.” “Memangnya dari tadi tidak ketemu?” tanya tetangganya. “Belum, maukah engkau membantuku?” jawab Nashiruddin. Maka tetangganya pun mendekat dan mencoba bersama-sama mencari jarum Nashiruddin yang hilang di depan rumah Nashiruddin. Lama-lama tetangganya penasaran, “wahai Nashiruddin, sekian lama aku membantu kamu, tak kunjung ketemu jarum yang hilang itu. Mohon maaf, masih ingatkah kamu jarum kamu hilang dimana?” Nashiruddin dengan tenang menjawab “Hilangnya di dalam rumah.”

    “Lha, hilangnya di dalam rumah kenapa engkau mencarinya di luar rumah?” Maka Nashiruddin pun menjawab: “Habis didalam rumah gelap, sementara disini kan terang.”

    Saudara sekalian, apa yg bisa kita ambil dari cerita ini. Seringkali orang salah mencari solusi, seringkali orang salah mencari jawaban atas permasalah-masalahan dia, sering kali orang salah mencari output dari pertanyaan-pertanyaan dia.

    Sering kali ketika kita ada masalah kita tidak intropeksi, tapi yang kita salahkan orang lain. Sering kali kalau kita menemukan kendala, kita tidak mencari apa yang menyebabkan kendala itu muncul, tapi sering kita salahkan sesuatu di luar sana.

    Saudara sekalian pernahkah anda mengalami hal seperti itu? Ketika bisnis anda gagal siapa yang anda salahkan.? Tim anda atau diri anda.? Seringkali dalam perjalanan kehidupan, ketika anda jatuh bangun jatuh bangun, siapa yang anda salahkan? Lingkungan, keadaan diluar sana atau diri anda yang kurang persiapan, kurang matang, kurang planning dan sebagainya

    Saudara sekalian, menyalahkan keadaan, menyalahkan orang lain, menyalahkan sesuatu diluar kendali kita, itu sebenarnya hanyalah hiburan buat kita (paliatif). Tapi percayalah, itu bukan solusi yang terbaik, bukan cara yang terbaik, bukan sikap yg terbaik. Maka mulai sekarang, apapun yang terjadi dengan diri kita, berhentilah untuk terburu-buru menyalahkan sesuatu diluar kita. Mari kita instropeksi, mari kita perbaiki diri, mari kita lakukan yg terbaik dari dalam diri kita, karena sebenarnya kekuatan kita ada didalam diri kita.

    Apapun yg terjadi diluar sana, kalau kita kuat, kalau kita hebat, kalau kita baik, maka keadaan seperti apapun diluar sana tidak akan pernah bisa mempengaruhi kesuksesan kita. Tentunya dengan ijin Allah swt.

    Salam Kuat Perkasa…

    www.tips-indonesia.com

    www.outboundindonesia.com

    https://www.youtube.com/watch?v=dNj8gwb9buI

    Untuk konsultasi Training Motivasi Malang, Outbound Malang, Batu alam Rafting, Kaliwatu Rafting, Wisata Malang, Travel dan Hotel di Malang Jatim yang sesuai dengan kebutuhan tim anda, Silahkan menghubungi office kami untuk informasi lebih lanjut :

    JAKARTA
    Jl. Rawamangun Muka Raya No. 5 RT. 4 RW. 14 Rawamangun – Jakarta Timur 13220
    Mobile: 081 334 664 876 / 085 311 091 054

    SURABAYA
    Jl. Nginden Semolo 44 Surabaya
    Mobile: 087 836 152 078 / 085 755 059 965

    MALANG
    Perum Taman Landungsari Indah N1 Malang
    Mobile :
    0858-5549-4440 (Arina)
    0878-3615-2078 (Ibu Dini)
    0858-4027-8033 (Ibu Olla)
    0895-1481-0211 (Bapak Muchtar)
    0857-5505-9965 (Bapak Zidan)

    Email : indonesia.tips@gmail.com

  • TUKANG BANGUNAN

    Saudara sekalian, tersebutlah seorang tukang bangunan yang sangat mahir, apapun yang dia bangun pasti laku. Setiap rumah yang dia bangun pasti laris. Bahkan beberapa orang rela indent dengan rumah-rumah yang akan dia bangun. Pada suatu saat, dia mendengar dari teman-temannya bahwa dia akan diakhiri karirnya, di PHK, diberhentikan oleh bosnya.

    Suatu hari dia dipanggil oleh bosnya, maka dengan perasaan males dan hati resah dia menemui bosnya. Dia menunggu apa yang akan disampaikan oleh bosnya, apakah dia diberhentikan atau disuruh terus bekerja. Dia heran, ternyata dia masih disuruh bekerja oleh bosnya, namun kali ini dia hanya diminta untuk membangun satu rumah saja.

    Dengan penuh perasaan yang galau dia bangun rumah tersebut, dibangunnya rumah itu dengan asal-asalan, dia selesaikan rumah itu asal jadi, yang penting selesai, dia tidak lagi berfikir kualitas seperti biasanya.

    Setelah rumah itu selesai, dia temui bosnya, dia kasih kunci rumah itu kepada bosnya: “Bos, ini kunci rumahnya, sudah saya selesaikan tugas yang anda berikan.” Bosnya dengan tenang menerima kunci rumah tersebut, lalu mengajak ngobrol bapak tukang bangunan.

    Setelah basa basi dan ngobrol sana sini, akhirnya sang bos pun bilang: “Wahai bapak, terima kasih atas jasamu selama ini. Mungkin engkaupun sudah dengar bahwa aku akan mem-PHK-kan dirimu, aku akan akhiri karirmu ditempat ini. Tapi tidak usah khawatir, aku sudah siapkan uang yang lebih dari cukup untuk pesangon dan gajimu. Engkau bisa mandiri dengan uang sebanyak itu. Bisa menjadi pemborong atau kontraktor seperti aku, tidak lagi terikat dengan gaji dariku.”

    Bapak tukang bangunan mulai heran, berkecamuk perasaan dalam dirinya. “Waduuhh saya salah paham ini, saya kira saya cuma di PHK, saya kira saya cuma diberhentikan, saya kira saya cuma diakhiri karir saya dari tempat ini. Ternyata bos saya luar biasa baik, bos saya memberi pesangon yang lebih dari cukup untuk menjadikan saya mandiri dan tidak terikat lagi menjadi karyawan disini.

    Sebelum selesai kecamuk yang ada dipikiranya, bosnya berkata: “Wahai bapak, ambil saja kunci rumah ini, rumah yang barusan kamu bangun itu aku hadiahkan untuk kamu. “Maksud bos apa?” tanya dia keheranan. “Rumah yang barusan kamu bangun bukan untuk saya jual. Rumah itu aku hadiahkan untuk kamu.” “Lho bos, kok rumah itu yg dihadiahkan ke saya?”

    Bosnya sekarang yang gantian heran, lalu dia bertanya: “Memangnya kenapa?” Tukang bangunan itu menjawab: “Maaf bos, karena saya resah dan galau, maka terus terang rumah yang aku bangun terakhir itu aku kerjakan asal-asalan, aku bangun asal jadi, aku bangun asal selesai, dengan kualitas yang jauh dari biasanya.” “Kenapa begitu?” tanya bosnya. “Karena saya berfikir negatif kepada Anda.” jawabnya dengan perasaan yang sangat bersalah.

    ***

    Saudara sekalian, bagaimana kegiatan hari demi hari yang kita lakukan selama ini di kantor, di kehidupan, di rumah tangga dan di masyarakat kita? Apakah kita kerjakan dengan sungguh-sungguh sepenuh hati, sebagai bentuk syukur dan ibadah pada ilahi atau asal-asalan?.

    Jangan-jangan di akhir kehidupan kita, kita berikan ‘karya’ terburuk buat kehidupan kita sendiri. Jangan-jangan di akhir hayat kita, kita akhiri diri kita dengan perbuatan-perbuatan yang buruk yang Allah murkai, Na’udzu billahi min dzalik.

    Saudara, kita tidak tau kapan kehidupan kita diakhiri oleh Tuhan. Maka mari kita lakukan ‘aksi’ yang terbaik sepanjang kehidupan kita. Kita tidak tau kapan kita diberhentikan oleh Tuhan dari pekerjaan kita, dari bisnis kita. Maka mari kita lakukan yang terbaik sepanjang kita bekerja, sepanjang kita berbisnis.

    Kenapa? karena kebaikan kitalah yang akan membuat Tuhan mau memberi kepada kita ‘rumah’ yang indah di dunia dan di syurga. Sedangkan keburukan kitalah yang akan menjadikan Tuhan memberikan ‘rumah’ yang tidak baik buat kita di dunia dan di alam sana.

    Selamat merenung sobat,  sampai ketemu di syurga. Salam berkah.

    https://www.youtube.com/watch?v=gT8twcWY_0U

    Untuk konsultasi Training Motivasi Malang, Outbound Malang, Batu alam Rafting, Kaliwatu Rafting, Wisata Malang, Travel dan Hotel di Malang Jatim yang sesuai dengan kebutuhan tim anda, Silahkan menghubungi office kami untuk informasi lebih lanjut :

    JAKARTA
    Jl. Rawamangun Muka Raya No. 5 RT. 4 RW. 14 Rawamangun – Jakarta Timur 13220
    Mobile: 081 334 664 876 / 085 311 091 054

    SURABAYA
    Jl. Nginden Semolo 44 Surabaya
    Mobile: 087 836 152 078 / 085 755 059 965

    MALANG
    Perum Taman Landungsari Indah N1 Malang
    Mobile :
    0858-5549-4440 (Arina)
    0878-3615-2078 (Ibu Dini)
    0858-4027-8033 (Ibu Olla)
    0895-1481-0211 (Bapak Muchtar)
    0857-5505-9965 (Bapak Zidan)

    Email : indonesia.tips@gmail.com