sekolah bisnis terbaik, sekolah bisnis online, sekolah bisnis dan manajemen, sukses bisnis online, sukses bisnis dari nol, sukses di bisnis, entrepreneurship class, entrepreneurship course, entrepreneurship dan pengelolaan bisnis, entrepreneurship education
Strategi diferensiasi produk yang pas akan menghasilkan loyalitas konsumen terhadap suatu merek. Hal ini sangat penting bagi setiap pebisnis yang mau sukses dalam jangka panjang.
Salah satu strategi ini berfokus pada persepsi tentang nilai/value apa yg bisa terbangun di benak pembeli. Selama penjual bisa terus memenuhi value/nilai apa yang dibutuhkan oleh konsumen, maka mereka akan menjadi konsumen yang loyal.
Segmentasi pasar saat ini dihadapkan dengan persaingan bisnis yang sangat kompetitif. Jika suatu produk tidak memiliki value/nilai seperti yang diharapkan oleh konsumen, maka bisa jadi konsumen akan beralih ke merek yg lain.
www.askansetiabudi.com/085855494440
Membuat produk yang unik saja tidak cukup untuk menjadi keunggulan kompetitif dari diferensiasi suatu produk. Pembeli harus mendapatkan perbedaan value/nilai dari produk kita dibanding merek yang lain.
Penjual harus memiliki pemahaman menyeluruh tentang harapan/need dari pembeli. Misalnya, tujuan utama membeli mobil adalah untuk alat transportasi. Tetapi jika dengan membeli mobil tersebut juga sekaligus bisa memberikan perasaan pencapaian, harga diri dan status sosial yang tinggi, maka penjual akan memiliki keunggulan kompetitif atas produk mobil yang dia pasarkan dibanding merek yang lain. Inilah yang disebut diferensiasi dalam hal nilai/value.
Cara lain diferensiasi produk adalah produk kita menjadi satu-satunya dan tiada duanya. The special one. Tidak ada satupun merek yang serupa dengan produk yang kita pasarkan. Sehingga ketika konsumen memakainya maka mereka akan merasa sebagai pribadi yang spesial. Berbeda dengan yang lainnya.
Nah, apakah diferensiasi dari produk Anda?
-Askan Setiabudi- Private Business Class Business Coach Corporate Trainer
Sahabat Sekalian, hari ini dinamisasi bisnis berkembang sedemikian pesat. Banyak merk-merk baru yang bermunculan dan banyak merk-merk lama yang berguguran. Banyak produk-produk baru yang terbit dan banyak produk-produk lama yang tenggelam. Hanya mereka yang mampu beradaptasilah yang akan tetap bertahan dan eksis di masa depan.
Apakah Anda mengikuti perkembangan dari Wings misalnya? Dulu, wings hanyalah merk sebuah sabun colek. Tapi hari ini dia sudah membuat banyak varian produk seperti detergent, makanan dan minuman. Kalau menurut Anda apa sebenarnya yang dilakukan oleh Wings ini?
Ya, mereka sedang melakukan yang namanya diversifikasi. Mereka menjawab kebutuhan dari konsumen dengan beberapa varian produk yang berbeda-beda. Hal ini dilakukan agar mereka tidak kehilangan konsumen fanatik mereka.
Coba Anda lihat perkembangan pepsodent. Dulunya hanya pasta gigi biasa. Sekarang mereka mengeluarkan banyak varian produk, misalnya pepsodent untuk gigi sensitif, gigi berlobang, anti plak, pepsodent herbal dan sejenisnya. Menurut Anda apa sebenarnya yang dilakukan oleh Unilever ini? Ya, mereka sedang melakukan yang namanya diferensiasi.
Kalau begitu apa bedanya diferensiasi dengan diversifikasi?
Diversifikasi itu secara sederhana ialah upaya untuk menyediakan produk yang menjadi kebutuhan konsumen, yang tidak ada kaitannya langsung dengan produk utama.
Dengan membuat varian-varian produk, namun dengan tetap menyertakan nama perusahaan utama, karena konsumen sudah terlanjur percaya dengan perusahaan utama tersebut. Nama perusahaan tersebut sudah menjadi figur otoritas bagi konsumen, seperti misalnya Wings dan Unilever. Sehingga apapun varian produk yang dimunculkan, akan langsung diserap oleh pasar, karena pasar sudah terlanjur percaya dengan perusahaan induknya.
www.askansetiabudi.com, 081334664876
Bagaimana dengan bisnis Anda?
Kadang kita mendengar teori tentang fokus “Kalau bisnis travel ya bisnis travel saja, tidak usah bisnis yang lain”. “Kalau bisnis makanan ya bisnis makanan saja, tidak usah melirik ke bisnis yang lain”.
Kalau masih fokus dengan produk yang sejenis itu namanya diferensiasi. Contohnya Telkom. Karena masih fokus dengan produk telekomunikasi, maka muncullah telkomsel, speedy, flexi, indihome, dan sejenisnya. Maka telkom dalam hal ini melakukan yang namanya diferensiasi.
Misalnya Anda memiliki rumah makan, Anda bisa melakukan yang namanya pesan antar, jual bumbu, jual resep, jual workshop tentang rumah makan, itu namanya diferensiasi.
Namun jika Anda memiliki bisnis rumah makan, tapi Anda juga membuka bisnis pencucian mobil, show room mobil, atau membuka bisnis yang tidak ada kaitannya langsung dengan rumah makan, maka Anda sedang melakukan yang namanya diversifikasi.
Lalu mana yang lebih baik, diversifikasi atau diferensiasi?
Jika Kita kembali ke definisi sebuah bisnis, yaitu Anda harus bisa menjawab kebutuhan atau memberikan solusi dari permasalahan pasar. Maka bagi saya keduanya boleh dan benar.
Yang penting produk yang Anda luncurkan itu sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan merupakan solusi dari permasalahan-permasalahan yang ada. Dan yang tidak kalah penting adalah harus ada penanggung jawab atau leader yang hebat di setiap unit bisnis yang Anda bangun.
Sekali lagi, salah satu tujuan dari diferensiasi dan diversifikasi adalah supaya bisnis Anda bisa menyesuaikan dengan waktu dan zaman. Karena bisnis adalah customer oriented, bukan owner oriented.
Misalnya, bisa jadi saat ini orang masih suka nongkrong dan makan di tempat makan. Mungkin ke depan orang tidak lagi demikian. Bisa jadi mereka lebih suka membeli bumbunya dan memasak sendiri di rumah, lebih suka dengan pesan antar, dsb. Maka diferensiasi dari produk Anda, akan menjamin keberlangsungan dari bisnis Anda.
Tapi bisa juga, karena banyaknya kompetitor disekitar Anda, diferensiasi bisnis yang Anda lakukan ditiru juga oleh mereka. Sehingga bisnis yang awalnya ramai bisa menjadi sepi. Dari blue ocean menjadi red ocean.
Maka selain melakukan diferensiasi, Anda juga perlu mempersiapkan varian-varian produk baru yang tidak ada kaitannya secara langsung dengan bisnis utama Anda saat ini. Yup Anda betul, itu dinamakan diversifikasi.
Memang tidak mudah. Tapi cobalah, dan nikmati gairah bisnis Anda akan kembali menyala-nyala. Karena ada tantangan-tantangan baru di depan Anda.