Tag: umroh bayar setelah safar

  • Hukum umroh dalam Islam: Wajib (Sekali Seumur Hidup)

    Hukum umroh dalam Islam: Wajib (Sekali Seumur Hidup)

    Pernahkah terlintas di benak kita, sudah seberapa besar nikmat yang Allah berikan, namun sudah seberapa besar pula yang kita persembahkan untuk-Nya?

    Allah telah melimpahkan rezeki tanpa henti. Kesehatan, keselamatan, pekerjaan, keluarga. Bila dihitung nilainya tak cukup jutaan, bahkan miliaran rupiah pun tak sanggup menandinginya. Namun di antara sekian banyak kewajiban yang Allah titipkan, ada satu yang kerap kita tunda: umroh.

    Umroh: Wajib, Bukan Sekadar Sunnah

    Para ulama mazhab Syafi’i dan Hambali sepakat bahwa umroh hukumnya wajib sekali seumur hidup bagi yang mampu, sebagaimana haji.

    Salah satu dalil yang menyebutkannya adalah:

    “Dan sempurnakanlah haji dan umroh karena Allah…”
    (QS. Al-Baqarah: 196)

    Tentang “Belum Mampu” yang Sering Kita Dalihkan

    Umroh disetarakan dengan haji jika mampu. Mampu apa?

    1. Fisik.
    2. Dana
    3. Aman

    Mampu fisik?

    Selama tubuh masih bisa berjalan, bahkan sekalipun harus didorong dengan kursi roda, hal itu masih tergolong mampu. Maka jangan tunda menunggu waktu yang “sempurna”. Justru, segeralah di saat usia masih muda dan tubuh masih kuat.

    Kalau sudah lanjut usia, selama masih bisa didorong dengan kursi roda, insyaAllah masih mampu secara fisik.

    Mampu dana?

    Harga umroh +-30jt, kalau Anda niat nabung dengan sungguh-sungguh pasti bisa. Angka yang terasa besar, namun bukan tidak mungkin.

    Rahasianya Sederhana:
    Nabung dulu, baru beli kebutuhan yang lain. Kalau Anda beli/penuhi kebutuhan yang lain dulu, maka Anda Ndak akan ada sisa / Ndak sempat nabung untuk umroh.

    Coba nabung mulai sekarang, insyaAllah Allah yang akan cukupkan.

    “Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh (berjihad) di jalan Kami, pasti akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami.
    Dan sungguh, Allah benar-benar bersama orang-orang yang berbuat baik.”

    (QS. Al-‘Ankabut: 69)

    Nabung ada 2 cara, nabung di depan atau nabung di belakang (dicicil/nabung setelah umroh).

    Kalau nabung di depan masih nanti-nanti berangkatnya (butuh 3 tahun nabung kalau tiap bulan nabung 1 juta), kadang setelah 3 tahun biaya umroh naik lebih dari 30jt.

    Maka cobalah ambil umroh dengan DP 0%. Biaya umroh bisa Anda cicil / tabung sepulang dari umroh.

    Bagi yang punya cash 30jt Alhamdulillah, dahulukan umroh.

    InsyaAllah biaya umroh Anda akan diganti oleh Allah, berlipat ganda.

    “Setiap amal anak Adam dilipatgandakan, satu kebaikan menjadi sepuluh sampai tujuh ratus kali lipat…”
    (HR. Bukhari & Muslim)

    Apalagi alasan Bapak/Ibu untuk tidak berangkat umroh?

    Keamanan dunia, karena perang Iran.

    Kekhawatiran akan situasi dunia adalah hal yang wajar. Namun percayalah, Allah tidak pernah menyia-nyiakan niat hamba-Nya yang tulus. Rencanakan dengan bijak, pilih waktu yang tepat, dan bertawakallah.

    InsyaAllah musim haji ini sudah aman, dan sekitar awal bulan Juli insyaAllah umroh sudah aman

    Apalagi alasan bapak/ibu untuk tidak segera nabung umroh?

    Ndak punya uang cash?

    Ok kita ada program cicilan dengan DP 0%. Hanya butuh uang jaminan untuk keseriusan survey oleh Pihak Pembiayaan 1jt. Kalau di ACC, maka uang 1 JT dikembalikan saat berangkat umroh. Kalau tidak di ACC, maka uang jaminan 1jt langsung dikembalikan. Pulang umroh baru nabung/nyicil.

    Bagaimana kalau sepulang umroh kesulitan nyicil/nabung?

    InsyaAllah kami ajari caranya, agar bapak/ibu bisa nyicil/nabung tiap bulan. Kalau bapak/ibu yakin dan sungguh2 pasti Allah bantu.

    “Aku sesuai dengan prasangka hamba-Ku kepada-Ku, dan Aku bersamanya ketika ia mengingat-Ku…” (HR. Bukhari & Muslim)

    Bagaimana kalau kita wafat, disaat tabungan/cicilan kita belum lunas?

    InsyaAllah oleh lembaga pembiayaan dianggap lunas.

    Kalau Anda belum punya juga uang jaminan 1 juta, Punya Ndak Bapak/Ibu uang 100k?

    Maaf ya, bohong kalau bapak/ibu bilang ndak punya uang 100k. Pasti punya. Minimal pernah punya.

    Kalau Bapak/Ibu Ndak pernah punya uang 100k, pasti bapak/ibu Ndak bisa hidup. 😁

    Nah silakan mulai nabung dari 100K, sisanya bapak/ibu nabung bertahap di BSI (Bank Syariah Indonesia). InsyaAllah Allah akan bantu cukupkan, kalau bapak/ibu betul2 niat.

    Anda sudah berapa banyak dikasih rezeki oleh Allah?

    Uang, kesehatan, keselamatan, dll.

    Kalau dihitung nilainya jutaan bahkan milyaran rupiah.

    Sekarang Allah hanya mewajibkan (karena menurut Imam Syafi’i dan Hambali umroh hukumnya wajib) Anda untuk nabung hanya 100k, masih Anda abaikan/tolak/tunda?

    Ndak sungkan Anda sama Allah bapak/ibu?

    Kalau bos Anda yang biasa ngasih gaji Anda ratusan/jutaan rupiah tiap bulan, suatu hari minta Anda uang 100K, yang dia berjanji pasti dia akan kembalikan, apakah Anda menolak untuk memberinya? Pasti tidak kan?

    Sekarang Allah yang mewajibkan Anda untuk umroh, dengan cara nabung mulai 100k, janji Allah biaya umroh pasti diganti berlipat2. Apakah Anda masi ragu dan menolaknya?

    Bismillah, begitu bapak/ibu mulai nabung 100k, insyaAllah akan dimudahkan Bapak/Ibu untuk melunasinya, asal bapak ibu sungguh-sungguh dan ikhlas. Tidak main-main….

    Andai bapak/ibu wafat, maka bapak/ibu dianggap sudah menunaikan umroh. Kok bisa begitu?

    “….Barangsiapa berniat melakukan kebaikan lalu belum sempat mengerjakannya, maka Allah mencatatnya sebagai satu kebaikan sempurna. Jika ia berniat lalu mengerjakannya, maka Allah mencatatnya sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat atau lebih.”
    (HR. Bukhari & Muslim)

    Askansetiabudi.com
    Marketing Development